Kalau menyorot pakeman mana antara rem cakram dengan rem tromol, semua juga sudah tahu. Kalau ditanyakan, pakeman mana rem dengan cakram karbon dengan rem cakram stainless steel tahu kan? rem karbon itu hanya pakem untuk suhu panas! Kalau cuaca hujan, ya dodol! Makanya kalau wet race pembalap MotoGP selalu ganti ban basah yang dipasangkan dengan cakram stainless steel (saat masih boleh pakai rem karbon lho). Kalau dari soal harga, tahu sendirilah…rem karbon jauh lebih mahal. Namun, dalam sebuah siaran Jerman yang membahas motor Royal Enfiled yang diproduksi di India, narasumber menyebutkan, biaya produksi rem tromol masih lebih mahal dibandingkan rem cakram stainless steel..nah lho….

Sekarang membahas perawatannya, mana yang lebih mudah perawatannya, rem tromol atau rem cakram? Nah yang ini tentunya masih bisa diperdebatkan. Kalau buat saya sih, perawatan rem tromol lebih praktis dibandingkan rem cakram.

Biasanya tiap tahun, kaliper si Tiger Hitam selalu saya bongkar, bersihkan dan lumasi baut-bautnya, supaya untuk perawatan di tahun berikutnya mudah dibongkar. Namun, karena ta tinggal menjablai selama 2 tahun lebih, bermasalah lah itu rem, mulai dari masternya yang bocor karetnya dan kalipernya yang terasa tidak menggigit. Akibatnya, motor saya serasa pasang ABS (Asal Berhenti Syukur!). Padahal itu sudah ganti selang rem dan sepatu rem baru lho (karet pompa masternya juga sudah diganti)…

Jika Bro menghadapi masalah serupa, meskipun sudah buang angin, tetapi bisa kurang menggigit, coba lepaskan kaliper dari cakram. Tekan tuas rem, dan perhatikan, apakah pistonnya keluar terdorong minyak rem. Di kasus saya, hanya satu piston yang keluar, artinya yang satunya lagi macet. Kalau begitu, tinggal keluarkan pistonnya, bersihkan dan haluskan bagian yang mungkin berkarat dengan amplas extra halus. Supaya hasilnya sempurna, gosok lagi dengan kain dan batu ijo. Sepatu rem pun saya tambahkan got supaya lebih menggigit. Untuk ini, saya cukup menggunakan gergaji besi.

Hasilnya, sudah saya buktikan sendiri: ABS (Asal Berhenti Syukur)berubah singkatan menjadi Agak Blong Sometimes! Ni pasti gara2 sil kalipernya ada yang koyak hikshiks…¬† Remnya sih lebih menggigit, tetapi kadang-kadang blong! Mau tidak mau saya harus praktik safety riding, jaga jarak seaman-amannya ¬†hihihi….

www.artikelgajelas.de

About these ads