Seperti yang tersesat kemari sudah tahu, secara kelegalan pada garis besarnya ada 2 jenis moge, yakni yang syah alias surat-suratnya lengkap STNK BPKB dan yang bodong alias cuma bawa badan tok dan kadang dibilang yatim piatu.

Banyak yang mengecam-mengecam seakan hidupnya suci, kalau moge bodong itu yang beli korup, ga mau bayar pajak, hasil curian dsb.nya. Tapi, apakah benar moge bodong itu asalnya selalu buruk?

Moge bersurat pun tidak semuanya lurus-lurus saja lho… Ada yang tempelan. Apa itu? Jadi, anggaplah si Lekdjie beli RC211V bersurat. Suatu saat datang tawaran dari Nunoe yang beli RC 212V tanpa surat. Nah, karena Lekdjie lagi butuh duit, dijuallah suratnya itu (STNK-BPKB) ke Nunoe.

Yang dijual memang suratnya saja, tapi harganya jangan kau tanya.. Anggap saja RC211V Lekdjie yang bersurat itu dia beli 1,5 M. Boleh jadi suratnya tok dijual seharga 700 juta! Woooww..

Kok Si Nunoe mau aja beli surat 700 juta?

Begini Bro… Anggep saja kalau beli RC212V lewat AHM (gedubrak-red) 1,8 miliar, sedangkan masukkin sendiri (bila mampu-red) cukup keluar 900 juta. Nah, kalau Nunoe beli surat RC211V Lekdjie, Nunoe bisa ngirit duit hingga 200 juta (1,8 m-1,6m). Makanya tuh surat tok muahal betul!

Lho, surat tempelan, nggak ilegal tuh? mestinya ilegal ya..tapi pada kenyataannya, cara begini banyak dipakai lho.. asalkan merk sama, tahun beda-beda 10 tahunan juga oke, kapasitas beda-beda ga masalah, asal masih besar juga, ya disikat…. Kalau warna beda? itu mah soal kecil.. Terus no mesin sama rangka??? Ya, tinggal diketrik atau gravir kalau mau, modal 1,5-2 juta… Nah, beres kan..

Terus, moge yang diceraikan itu gimana nasibnya??? Ya, gantian deh dia yang bodong.. Biasanya dah tahun tua, bentuknya dah kelihatan tua dan kaku, kondisinya dah nggak oke, kalau parah ya siap-siap si moge dimutilasi huhuuhu…, seandainya dibiarkan tetap utuh dan hidup, siap-siap terima tuduhan masyarakat yang miring akan menyerang dirinya yang dianggap bodong dan tak jelas ayahnya.. huhuhuhu…kacian ya…

About these ads