DSC09684Pertengahan 2010 lalu ketika kejatuhan durian dengan menggebet R27, ada beberapa hal yang kepikiran.

R27 saat itu didapat dengan harga yang kira-kira selevel lah dengan Kawasaki KLX 250 baru, sebuah harga yang lumayan fantastis untuk sebuah motor tua, terlebih buat saya yang sehari-hari ngojek dan jual gorengan hihihi..

Harga segitu untuk motor tua memang sepintas tidak logis, secara performa, jelas R27 bukan saingan KLX 250! Secara tampang, efek show off KLX 250 mungkin bagi lebih banyak bikers lebih memberi efek WOW!

Untuk happy2, jelas KLX 250 lebih seru diajak melibas jalan mulus maupun off road.  Belum lagi si KLX 250 jelas-jelas dengan harga segitu dapat yang baru, artinya minim perawatan dan 3-5 tahun kedepan tidak akan dihinggapi masalah yang aneh-aneh.

DSC09685Kalau bercermin dan berpandangan begitu terus, pastinya kita jadi tidak bersyukur…

Pelan-pelan dapat juga nikmatnya memiliki R 27. Ternyata efek WOW tak kalah.. malah motor ini lebih diterima di berbagai lapisan sosial masyarakat. Yang mengerti motor tahu ini motor berkelas. Yang tidak mengerti motor pun tahu, ini motor banyak anehnya. Banyak yang melihat dan tersenyum, terutama melihat sistem penggerak gardannya. Banyak yang heran, motor tahun 60an kok sudah canggih ya..belum tahu dia hihihi…

Untuk kalangan penggemar motor, ternyata R27 menjadi motor impian banyak orang. Alhamdulilah, saya yang tadinya biasa-biasa saja, makin lama makin bersyukur. Untuk pecicilan di area yang kurang mamur pun, R 27 bisa tampil tenang. Yup, di kalangan masyarakat dengan tingkat perekonomian belum mapan, kecemburuan sosial tidak timbul, sebab mereka melihat, motor ini motor tua. Secara bunyi, R 27 pun termasuk sangat sopan. So, kesan arogansi bakal jauh dari motor yang satu ini.

Nah, ada satu hal yang sebenarnya membuat pemilik motor klassik bisa tersenyum dibandingkan pemilik motor baru atau sport balap. Investasi! yup, mainan motor klassik bisa dibilang investasi! Sekarang Bro lihat, berapa harga R 27 ditawarkan di pasaran. Yup, sudah bisa dapat 2 KLX 250 second, padahal KLX 250 termasuk motor yang harganya tidak drop parah! Dan, ini baru berjalan 2 tahunan!

Di satu sisi, saya bersyukur punya motor yang harganya ikutan arus inflasi hihihi.. (Senangnyaaaa…) di sisi lain, waduh, ngeri euy naik motor mahal-mahal..(tidak senang bin galau…) maklum, belum pantas rasanya naik motor mahal…Ingin sekali bisa sehari-hari naik BMW, tetapi mengingat risiko di jalanan yang terlalu besar dan kurang praktis untuk berdesak-desakan dan baret-baret di parkiran, saya harus merelakan R 27 relatif menjablay huhuhu… Untuk itu saya pun minta petunjuk Ki Gede Anue sebagai penasehat Spiritual Blog Sesat, bagaimana caranya bisa sering naik BMW tanpa merasa was-was… Dan, solusinya adalah:

Picture (2)

About these ads