Kebanyakan pengendara Harley tidak mengetahui bahwa Harley pernah menjadi juara dunia pada tahun 1970an, yakni dengan RR250. RR250 yang dikembangkan di Italia karena Harley membeli 50% saham Aermacchi, bermesin 2 silinder 2 tak. Motor berkapasitas 246cc ini sanggup melejit hingga 225 Km/jam, sebuah fakta yang lumrah, mengingat mesin yang sanggup menghasilkan 53 PS dan berbobot hanya 109 Kg.
RR250 merupakan jawaban Harley atas tantangan dan dominasi motor-motor Jepang di arena balap internasional. Pembalap Italia, Walter Villa, berhasil menjadi juara dunia 3 kali berturut-turut di kelas 250cc, yakni sejak tahun 1975 hingga 1977. Bahkan di tahun 1977, model yang sama yang berkapasitas 350cc juga berhasil menggondol gelar juara dunia.
Warna oranye-hitam yang melekat pada RR250 dan motor dirt track legendaris Harley, XR750, sepertinya menjadi trade mark Harley di dunia balap. Kombinasi warna yang menyimbolkan masa keemasan Harley di dunia balap juga bisa dijumpai pada produk baru mereka yang paling sporty, XR1200. Setelah mengetahui fakta-fakta ini tentunya pengetahuan kita tentang warna oranye bertambah. Oranye identik dengan Harley balap, KTM, Pos Indonesia, Partai Republik, Persija, jeruk mandarin, lampu sen, sun set, Bajaj, baju bola mantan penjajah kita dan pastinya kancut Ki Gede Anue.

Sumber:

Hugo Wilson: Motorräder, über 300 Klassiker. München 2007
home.ama-cycle.org
http://www.classic-motorrad.de