Tahun 2008 lalu, Jawa meluncurkan motor bebeknya di Jerman. Motor bebek seharga 1595 Euro atau sekitar 400 Euro lebih murah dibandingkan Honda Innova 125 alias Supra Injeksi ini dinamakan Jawa Pionyr 50 (foto paling atas). Yup, sesuai namanya, motor yang diproduksi di Cina ini hanya berkapasitas 50 cc.
Mesin kecil 4 tak Jawa sanggup menghasilkan tenaga 3,5 PS @ 8600 rpm. Dengan 4 tingkat percepatan, motor berbobot 76 Kg ini sanggup mencapai 45 Km/ jam, wuuuuiiiiihh pelan tenan! Kayanya kebanyakan tuh dikasih 4 tingkat percepatan. Namun, bisa dimaklumi mengingat tenaganya yang irit. Sesuai dengan kapasitasnya yang mungil, tanki bahan bakarpun dicukupkan untuk menampung 2,8 liter bensin saja.
Mulai tahun 2008 ini, para calon pemilik Pionyr 50 bisa membawa boncenger juga kok, mereka dapat memesan Pionyr 50 yang dilengkapi dengan jok belakang. Namun, bagi mereka yang males ditebengin, biarkanlah Pionyr 50 seperti aslinya. Omong-omong, Jawa juga sedang mempersiapkan versi 125 ccnya lho..
Kalau kita pikir-pikir, untuk apa sih Jawa mengeluarkan motor dengan desain klassik abis? Mudah saja, seperti kebanyakan produsen lainnya yang sempat sukses di masa lalu, Jawa ingin menghadirkan kembali motor yang pernah sukses puluhan tahun lalu. Jadi, dulu Jawa pernah sukses dengan Jawa Pionyr yang juga berkapasitas 50 cc (2 foto di bawa Pionyr 50 baru). Bedanya, Pionyr yang dulu menggunakan mesin 2 tak dan hanya diperlengkapi dengan 3 tingkat percepatan saja. Motor bebek Jawa ini sempat mencatat sukses dalam penjualan selama masa produksinya, yakni sejak tahun 1950-1956.
Yang membuat saya terpanggil untuk menulis tentang bebek Ceko yang cucunya lahir di Cina ini, adalah penggunaan suspensi belakangnya. Jika Pionyr 50 bergaya layaknya motor bebek lain dengan mengusung double shock di buritan, ternyata mbahnya sudah menganut monoshock!(Sayang di foto tidak kelihatan… itu bukan rigid lho). Nah di Indonesia kan bebek bermonoshock baru masuk tahun 1997 dengan Suzuki Satria, sedangkan si Jawa sudah memakai monoshock sejak tahun 1950! Hayooooo.. yang masih berpikiran motor bermonoshock=motor modern……..

Sumber:
http://www.motorradonline.de/bikes/50-80er/jawa/jawa-pionyr-50-retro.253673.htmhttp://www.rsmotorrad.de/Motoraeder/50bikes.htmhttp://www.moped-veteranen-galerie.de/28497.html?*session*id*key*=*session*id*val*