Buat Bro sekalian yang gagal memenangkan undian SMS nonton MotoGP ke Sachsenring, saya ucapkan selamat!!!!! Kan situ maunya menangin Ducati 848 toh??? Nah supaya Bro semua bisa lebih kenal Sachsenring, saya ada sedikit oleh-oleh dari sana, yup, dari ajang Internationale Deutsche Motorradmeisterschaft atau IDM.
Kalau Bro ke Sachsenring naik kereta, maka Bro akan tiba di stasiun Hohenstein Ernstthal, sebuah stasiun yang terlihat tidak seperti stasiun kota, melainkan hanya sebatas peron. Tidak tampak, kalau di sekitar stasiun ini ada sirkuit internasional yang sangat legendaris.
Turun dari kereta, hanya ada sepasang kakek-nenek yang menggunakan topi Kawasaki yang ikut turun dan dua orang laki-laki setengah baya lainnya. Dalam hati, wah ga laku nih IDM…. Namun, sesampainya di sirkuit, rame Bro……. Pada naik mobil rupanya… yang naik motor tidak begitu banyak, maklum saja, cuaca hujan!
Balap motor IDM, olahraga semua kalangan… dari anak muda, hingga orang tua…
dari naik Porsche, naik sepeda, naik kereta, hingga jalan kaki…….. (ga ada yang ngesot nih???)

Matahari hanya bersinar sekitar 2 jam saja, yakni selepas ajang IDM Superbike….

Suzuki mendatangkan pembalap Belanda dan Swiss………

Yamaha mendatangkan dari berbagai negara… Banyak yang pakai R1 di kelas Superbike.. Misalnya Jörg Teuchert yang hingga saat ini merajai klasemen IDM Superbike. Doi mantan juara WSS lho… BTW, R1 saya nobatkan sebagai Superbike dengan suara terhalus…. Yang paling bikin budek adalah RC8R! Kalau RC8R lewat, maka semua R1 disekitarnya nyaris tak terdengar lagi suaranya!


Dunlop bagi-bagi produk ke kelas 125 cc dan R6 cup……..


Pit….. lokasi penuh “keajaiban…”


ZX-6R, much better than ZX-10R yang di ajang IDM pun tampil di papan bawah….

Cari tukang tambal ban Om??????

Pit Bro…. tempat berburu tandatangan……

Motornya Sascha Hommel, pemimpin klasemen IDM Supersport… Di belakangnya ada Pak Tua… Mantebs, dah full uban tapi tetap full throttel

Setting R6 sebelum hujan lagi………

Kalo ga salah namanya Chris Burns, doi gantiin Martin Bauer, sang juara IDM tahun lalu yang saat ini dalam masa penyembuhan… (kayanya sih gelarnya sudah tidak bisa dipertahankan lagi…). BTW, si Burns dengan tampang cool abis, ternyata ramah kok… tipikal pembalap professional, bebas lemak euy……

Jeremy Mc Williams pun ada di sini, ikut geber di ajang Supersport… Dan doi buka skul balap Bro… ikut ikut ikut….

Situasi dari atas balkon…. banyak yang jualan, sayang duit ijk tipis…. BTW, ada product Ducati yang bisa dibeli semua masyarakat Indonesia: Pensilnya, cuma 1 Euro hehehe…….

Tikungan terakhir, tempat Rossi diembat Gibernau gara-gara ga mau ganti knalpot pendek… tapi tahun berikutnya Rossi di depan Gibernau dengan knalpot yang sama dengan Gibernau… dan bedanya pun tipiiiiiiiisss, i miss that moment!

ADAC Junior Cup, pakai Aprilia RSA 125 cc, diikuti 47 pembalap belia, 8 diantaranya Cewe!

Tikungan buta…. turunan panjang…….. lokasi tempat paling sering dipakai nyalip…


Saat indah saat mentari bersinar….

Ini dia ujung turunan tempat nyalip itu…… Pasti akan ada aksi salip-salipan lagi disini…

Lokasi dan saat sebelum start supersport… hujan mulai kembali mengancam…

Coba pakai teknik Panning pakai HP, sayang kejauhan…

Buka Payung sebelum hujan…….. Neng, Akang dipayungin doooong……..

Kelas Superbike pun kembali berbasah kuyup ria… ijk pun memutuskan pulang… dingin abis Bro… cuma pakai jaket bahan… suhu yang tadinya 19°Celcius langsung turun jadi 13° Celsius.. So, kalau mau kesini, jangan gengsi bawa payung ya…

Hasil berburu tanda tangan hehehe… lumayan, biarpun ga kenal, ikooooooooot ngantriiiiiii….

Cewe ikut balap mah lumrah di sini…………

” Say… aku mo balap nih… tapi ujyaan buechekk… mana ga ada ojyjekss……


Nelpon teruuuuzzzzzzzz… dasar Cewe!

Dah, jadi model aja ya….. tinggi 180an Bro…….. Malu ijk deket2…….

Kelinci khusus dewasa! Anfassen auf eigene Gefahr!!!!! (ga ngerti kan situ hehehe….)
Mereka ada di stand BMW, yup, Playboy pun mensponsori tim BMW Superbike IDM..
Foto: HP-Klassikku