Kembali ngabuburit bersama Ninja RR! Masih ingat artikel dan foto-foto dari MotoGP Sachsenring lalu? Ada foto-foto dari area pit dan bisa Bro lihat motor-motor yang berlaga di 3 kelas GP. Adakah yang bertanya-tanya, dimanakah foto pembalapnya? Masa sudah masuk pit, tetapi tidak ada pembalapnya? Kalau Bro juga membaca komentar saya di artikel itu, Bro bisa tahu mengapa….
Saya ulang sedikit: Acara Pitwalk itu tadinya akan diselenggarakan Dorna di hari kamis. Tiketnya sudah saya beli sejak-kalau tidak salah- bulan Maret lalu. Cukup lama memang saya menantikan moment pertama saya nonton langsung MotoGP dan bisa bertemu langsung para idola. Bahkan sempat timbul niat menjambak si kribo Simoncelli hehe…(gemes aku…). Namun, pada bulan Mei datang surat, bahwa acara diundur jadi hari Jumat. Singkatnya bentrok sama Jumatan! Setelah cek jadwal kereta, lokasi mesjid terdekat dsb., ternyata saya memang harus balik ke Jena kalau mau Jumatan. Acara Pitwalk sendiri berlangsung pukul 9.30-11.00 dan baru di 15 menit terakhir pembalap pada keluar dan memberikan tandatangan atau foto bareng. Di sisi lain, saya harus meninggalkan lokasi sekitar pukul 10.10 kalau tidak mau ketinggalan kereta ke Jena.
Sejak bulan Mei itu hingga penyelenggaraan MotoGP di bulan Juli, saya sering berpikir dan mengalami dilema:
1.Udah… ga usah Jumatan, toh cuma sekali seumur hidup…tahun depan kan ga di Jerman lagi..
2.Musafir… musafir…(padahal musafir ga penting ya hihihi…terus musafir mesti Jumatan juga kan??? musafir nonton balap maksudnya…)
Bahkan saya sampai sempat minta saran teman saya, gimana ini??? Di satu sisi pingin banget ketemu langsung para idola balap, di sisi lain konsekuensinya harus meninggalkan Jumatan (dengan sengaja). Teman saya bilang: tidak dianjurkan! Nah anjuran dia ini yang menguatkan niat saya: Jumatan ga boleh dikorbankan, untuk MotoGP yang mungkin buat saya sekali seumur hidup sekalipun!
Satu yang melintas dipikiran saya saat itu: arti dunia! Kalau tangan dicelupkan di lautan dan kemudian diangkat, dan air yang menetes dari ujung jari adalah dunia, sedangkan yang tersisa di lautan adalah akhirat, apakah arti sebuah seri MotoGP itu???????? Sebuah dilema berat sekali rasanya saat itu Bro… Namun, kalau mengingat arti akhirat, mudah-mudahan kita tetap di racing line kita menuju akhirat. Andai dalam setiap langkah dalam mengambil keputusan kita selalu ingat arti dunia…
Memang air yang menetes dari ujung jari tidak ada apa-apanya secara jumlah jika dibandingkan dengan air yang tersisa di lautan, tetapi kualitas air yang menetes dari ujung jari itulah yang akan menentukan kualitas air yang tersisa di lautan. Nah, berhati-hatilah dengan apa yang kita lakukan dengan air yang sedikit itu.