You are currently browsing the monthly archive for Agustus 2009.

Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, dominasi Yamaha di sirkuit Brno memang bukan barang baru. Semenjak mengikuti GP 500 dulu, Yamaha selalu punya peluang terbaik di sirkuit yang punya perbedaan tinggi lintasan hingga 80 meter ini, maklum saja, sangat cocok dengan karakter Yamaha yang maknyuz di tikungan. Sayang kesempatan baik ini tidak dimanfaatkan kedua rider Tech 3.
Jalannya balap kemarin cukup menarik, hingga Lorenzo terjatuh tentunya (ternyata airbagnya masih ada ya.. lihat sendiri kan baju balap Dainese Lorenzo menggembung). Lorenzo membuat kesalahan pahit dan fatal di dua race berturut-turut, tidak heran tempramennya yang meledak-ledak terlihat saat doi berziarah ke gravel. Nampaknya Lorenzo harus belajar lebih sabar, lihat saja Pedrosa dan Stoner, mereka sudah lebih tahu, kapan saatnya menyerah dari sang maestro (tentunya bikin kita sebagai penonton bosan…).
Lorenzo yang bertekad membuat Rossi bertekuk lutut sebelum sang legenda pensiun tampaknya harus lebih menikmati balapan. Ambisinya sendiri untuk menjadi yang pertama yang membuatnya sering menjadi yang tersial. Ingat, to finish first, first you have to finish. Namun, Lorenzo pun punya moto, dia tidak ingin jadi yang kedua, karena the second one is the first looser! Namun, kalau sampai jatuh, penonton kesepian juga kan jadinya.
Bagaimana dengan Pedrosa? Mesin baru RC212V terbukti sudah menjadi yang paling kuli saat ini. Namun, lengan ayun baru dan settingan RC sableng belum membuat pembalap HRC ini bisa mengimbangi Rossi dan Lorenzo di tikungan. Terlihat jelas, betapa dengan mudahnya Lorenzo dan Rossi menangkap Pedrosa di tikungan. Karena ketidakkompetitifan ini, jelas saja Pedrosa dalam wawancaranya dengan Alex Hofmann merasa tidak senang atas podiumnya kali ini.
Seharusnya lomba kemarin bisa berjalan sepanas cuacanya kalau ada Stoner. Sebab Rossi, Lorenzo dan M1 berada di level berbeda dengan kompetitor lainnya. Hanya Stoner saja yang terbukti bisa konsisten merusak acara duo Fiat Yamaha, sedangkan Pedrosa hanya bisa sesekali, ketika kondisi sedang menguntungkan. Dovi pun demikian, masih belum sengotot Pedrosa, apalagi Lorenzo.
Mundurnya Stoner karena penyakitnya sebenarnya wajar saja. Nampaknya Stoner sendiri sudah ikhlas melepas kesempatan untuk jadi juara dunia tahun ini. Mesin Ducati tidak lagi superior, apalagi karakternya di tikungan yang paling sulit dikendalikan. Silahkan lihat gaya Stoner di tikungan! Tuh Lihat fotonya yang saya foto dari majalah (majalah tidak dibeli karena bokek-red). Saya pribadi kalau melihat aksi Stoner saat training maupun Qualifying, sangat terkesan dengan aksinya. Doi mengaku suka menggunakan rem belakang di tikungan untuk memberi traksi lebih ke ban depan. Hasilnya, jangan heran kalau Desmosedici tunggangannya yang terlihat paling jago joget di tikungan. Belum tentu kalau Rossi ataupun Lorenzo naik Desmosedici bisa mengasapi Stoner lho… Namun semua setuju kan, MotoGP sepi tanpa Casey….
Semua tahu ninja kan? Jagoan bela diri (sebenarnya lebih tepat: nyerang) ini memang bukan hanya legendaris di Jepang, tetapi sudah mendunia. Dengan segala legenda dan ketangguhannya, tidak salah Kawasaki menggunakan nama Ninja untuk motor sport andalannya.
Ninja memang bisa dianggap pendekar Jepang terbaik di Jepang, bahkan di dunia (Itu katanya orang bule lho…). Dalam sebuah siaran yang mendokumentasikan berbagai ksatria dan ilmu bela diri dari berbagai negara, ilmu ninja keluar sebagai pemenangnya. Tentu saja menang, wong pendekar Indonesia tidak ada yang ikutan… Belom tahu bule-bule tentang orang-orang sakti macam Ki Gede Anue, Advent Bangun dan Barry Prima wakaka…
Di Jepang sendiri sebenarnya ada dua jenis aliran ksatria yang mendunia, yakni Samurai dan Ninja. Nah, kali ini kita konsentrasi ke kedua macam ksatria ini. Masing-masing memiliki kelebihan, tetapi ninja itu dianggap lebih flexible dan panjang umur. Kenapa? Bukan hanya dari pakaian dinasnya yang flexible, tetapi juga persenjataan dan filosofinya.
Jika Samurai mengandalkan katana, maka Ninja dibekali jauh lebih banyak perlengkapan, mulai dari pedang, piau, serbuk untuk bikin mata musuh kelilipan, berbagai macam alat buat memanjat tembok, alat untuk berjalan di atas air dan sebagainya. Dengan fisik prima dan ketangkasan menggunakan peralatan-peralatan ini, tidak heran Ninja begitu melegenda dan kadang dianggap memiliki kekuatan supranatural.
Siapakah Ninja paling terkenal? Pasti pernah denger deh: Hatori! Hatori Hanso dianggap sebagai ninja yang paling dahsyat yang pernah ada. Sejak kecil, dia sudah dilatih ayahnya sendiri untuk menjadi seorang ninja. Dari kecil doi sudah belajar bermeditasi, dan pada umur 10 tahun sudah sangat mahir melempar pisau ninja.
Yang membuat Hatori begitu terkenal adalah perannya dalam sebuah perang di abad ke-16. Doi berhasil menyelinap sendirian ke istana musuh di malam hari dan membunuh sang penguasa dari pihak musuh dengan racun. Ini sangat luar biasa, mengingat saat itu menjelang perang dan istana yang dilengkapi banyak jebakan itu dijaga ketat. Esok harinya, perang terbuka pun dimulai. Para Samurai terlibat dalam perang frontal dan pasukan Ninja disuruh menyelinap ke istana musuh. Namun, pasukan Samurai dari pihak Hatori habis dibantai di perang terbuka, para ninja yang tidak dapat backingan pun harus kabur menyelamatkan diri. Singkatnya, para Ninja ini habis dibunuh pihak penguasa satu persatu. Hanya Hatori lah yang selamat dan akhirnya membuka sekolah Ninja.
Nah, sekarang kita balik ke tema, kenapa Kawasaki memilih Ninja, bukannya Samurai? Kedua ksatria ini berbeda filosofi Bro… Dua-duanya memang dahsyat, hanya saja Samurai dengan filosofinya terlalu jantan bin ksatria kali ye… Jika seorang Samurai gagal dalam misinya, maka ia akan melakukan harakiri. Nah kalau Ninja itu menghargai kehidupannya. Ninja bisa hidup dengan masa lalu yang penuh kegagalan misalnya. Bagi Ninja, yang penting adalah masa kini. Jika seorang Ninja gagal, paling banter dia membuang identitasnya, tetapi tetap menjalani hidup.
Dalam pertarungan pun terlihat, kalau Ninja lebih doyan hidup. Jika Samurai berduel secara jantan dan terbuka, maka Ninja sebaliknya. Sebisa mungkin mereka menghabisi lawannya tanpa perlawanan. Jadi, mereka seringkali melumpuhkan lawan secara diam-diam. Tidak heran, di zaman itu banyak rumah Jepang yang didesain antininja. Keahlian lain dari Ninja adalah menyamar. Dengan cara menyamar inilah mereka meloloskan diri dari musuh-musuhnya. Baru di malam hari para Ninja menghabisi musuhnya, ketika mereka sedang lengah.
Nah, jelas kan sekarang, kenapa Kawasaki memilih Ninja……..
Foto: HP-Klassikku
Model: Pura-pura Ninja
Kemarin, Schumi menulis kabar buruk di Website pribadinya, doi batal turun di ajang balap F1 di Valencia nanti! Hari ini, Schumi didampingi manajernya serta dokter Johannes Peil mengadakan konfrensi Pers di hotel Intercontinental Jenewa, Swiss.
Batalnya penampilan Schumi ini membuat para penggemarnya kecewa berat. Sejak dua minggu lalu, banyak para penggemar yang kembali terpancing niatnya untuk nonton F1. Kembalinya Schumi menimbulkan eforia tersendiri, terutama di Jerman dan Italia yang menjadi basis Ferrari dan Schumacher. Penjualan souvenir official Schumi maupun yang tidak resmi pun melonjak drastis. Batalnya aksi Schumi di Valencia pun menimbulkan spekulasi, bahwa niat comeback ini semata-mata untuk menaikkan pamor F1 dan menaikkan penjualan merchandise Schumi semata. Nah apakah benar demikian? Begini hasil konfrensi persnya……
Schumi sebenarnya sudah berlatih habis-habisan untuk comebacknya ini. Pria yang selalu menjaga kebugarannya ini menggenjot habis fisiknya, hingga di minggu pertama doi bisa turun 3 kg. Schumi pun berlatih gokart lebih intensif hingga berjam-jam. Berhubung aturan baru melarang test mobil F1 aktual, maka Schumi hanya bisa berlatih menggunakan mobil F1 tahun 2007. Tidak cuma itu, ban versi sekarang pun dilarang di pasang di mobil latihannya. Latihan di Mugello ini banyak menarik perhatian pers dan penggemar F1. Schumi berkata, dia sangat senang bisa beraksi kembali, dia merasa kemampuan mengemudinya masih kompetitif. Namun, rasa sakit di bagian tengkuknya yang timbul ketika berlatih dengan mobil F1, dianggap sangat mengganggu performa maksimalnya.
Rasa sakit di bagian tengkuknya inilah yang menjadi satu-satunya batu sandungan saat itu. Test dokter hari Senin lalu pun memvonis, rasa sakit ini tidak bisa dianggap remeh. Rasa sakit ini timbul akibat kecelakaan yang diderita Schumi saat menggeber Fireblade tim HRP di Cartagena, Spanyol, pada bulan Februari lalu. Kecelakaan itu membuat doi patah tulang rusuk kiri, retak tulang leher bagian atas dan tulang dasar tengkorak kepala serta kerusakan arteri yang mensuplai otak kecil. Semua kerusakan itu telah dideteksi dari awal dan sebenarnya sudah sembuh. Hanya saja, retak di bagian tengkorak yang menjadi bagian yang menyambungkan tempurung kepala dengan leher belum sepenuhnya pulih. Namanya juga sudah berumur….. Sebenarnya Schumi sendiri baru merasakan nyeri lagi saat latihan dengan mobil F1, sedangkan latihan fisik lainnya tidak menimbulkan rasa nyeri ini.
Untuk mengemudikan F1, pembalap dituntut memiliki bagian tengkuk yang kuat. Gaya gravitasi dan kinetik yang ditimbulkan akibat akselerasi F1 yang meledak-ledak ternyata terlalu kuat bagi tengkuk Schumacher. Schumi sendiri menyatakan sangat kecewa tidak bisa comeback. Dia merasa, yang paling mengecewakan karena tidak bisa turun menggantikan Massa yang sudah menjadi teman dekatnya. Ketika wartawan menanyakan spekulasi-spekulasi soal bisnis, Schumi langsung ketus menjawab, kalau dia tidak peduli soal itu. Sekarang dia benar-benar merasa kecewa karena fisiknya sendiri tidak menyanggupi keinginannya dan penantian berbagai pihak yang mendukung.
Ketika ditanya, apakah akan comeback di kesempatan lain (bukan di seri Valencia), Schumi pun berkata belum memikirkan ke arah situ. Padahal di luar sana, para penggemar masih berharap, siapa tahu Schumi akan comeback di seri berikutnya, atau bahkan tahun depan. Sebab beredar Rumor, bisa jadi Ferrari tahun depan menurunkan 3 mobil. Ketika ditanya, apakah mau balap motor lagi, Schumi menjawab, saat ini dia benar-benar ingin mengorganisir kesehatannya dulu. Namun, tidak ada yang bisa mencegah doi naik motor, karena dia mencintai olahraga roda dua ini. Sang dokter pun mengiyakan, semuanya terserah Schumi sajalah…..
Kabar terakhir, Ferrari akan menugaskan Luca Badoer untuk mengambil alih tugas Massa, yang saat ini sudah semakin pulih dan tak sabar turun lagi di balap F1. Badoer adalah tester Ferrari. Doi terakhir turun balap reguler F1 10 tahun lalu. Dari 49 kali race, dia mendapat point sebanyak: 0 wakakka…….. Jadi, jangan kaget kalau ada sebuah Ferrari start dari posisi buncit. Dah, daripada Luca Badoer, mendingan Luca Toni deh.. dijamin penggemar bola ikutan nonton F1, rame to…..
Sumber: Siaran Langsung NTV.

Kawasaki ER-6n

Kapasitas tanki: 15, 5 liter

Berat: 196 Kg

Panjang: 2100 mm

Tinggi jok: 785 mm

Harga: 6745 Euro

Kapasitas Maximum: 171 Kg

Kawasaki ER-6f

Kapasitas Tanki: 15,5 liter

Berat: 200 Kg

Panjang: 2105 mm

Tinggi jok: 790 mm

Harga: 7145 Euro

Kapasitas Maximum: 180 Kg

.

Kawasaki Versys

Kapasitas Tanki: 19 liter

Berat: 209 Kg

Panjang: 2125 mm

Tinggi Jok: 850 mm

Harga: 7445 Euro

Kapasitas Maximum 179 Kg

Rencana Kawasaki memasarkan ER-6n dan ER-6f di pasar motor tanah air mendapat sambutan meriah, maklum perkiraan harga yang ditawarkan dianggap masih cukup terjangkau banyak bikers (tentunya bukan oleh saya). Kedua motor yang sangat banyak persamaannya ini sebenarnya memiliki seorang kembaran lagi, yakni si Versys.

Ketiga motor ini adalah cerminan strategi Kawasaki dalam menghemat sumber daya produksi sekaligus memperbesar daya tangkap jaring penjualannya. Jika dulu pernah kita bahas trik yang juga dipakai Yamaha untuk YZF-R125 dan dua orang saudara semesinnya, kini kita bahas produknya Kawasaki. Ketiga motor ini bisa dibilang sejiwa karena mesin yang digunakan sama plek. Mesin sama-sama 2 silinder sejajar berkapasitas 649 cc dengan 6 tingkat percepatan. Hanya ada perbedaan setting di mesin yang dicangkokkan ke Kawasaki Versys. Mengenai hal ini, akan terlihat saat kita lihat hasil komparasi performa ketiga motor ini.

Persamaan lainnya adalah di kaki-kaki. Velg ketiga motor sama-sama 17 inci dan dibalut ban 120/70 di depan dan 160/60 di belakang. Rem juga sama-sama cakram dobel berdiameter 300 mm di depan dan tunggal 220 mm di belakang. Meskipun termasuk kelas pahe, ketiga moge kelas ekonomi ini sudah dilengkapi ABS lho.

Soal karakter mesin, ketiganya dinilai cukup memuaskan dan cocok bagi pemula. Mesin yang dinilai lumayan bertenaga ini memiliki power band luas dan berkarakter minim getaran. Perpindahan gigi pun dinyatakan tidak bermasalah! Dengan segala karakternya ini, tidak heran kalau ketiga motor ini direkomendasikan untuk mereka yang baru belajar mengendarai moge kapasitas besar, untuk mereka yang sudah lama tidak geber moge dan untuk kaum hawa.

Secara umum, ketiga moge ini mudah dikendalikan sehingga dinilai cocok untuk digunakan harian (ini bukan kata orang Jakarta lho ya….).Versys dinilai memiliki riding position paling nyaman. Posisi mengendara yang tegak ini membuat doi direkomendasikan untuk mereka yang sudah berumur. Kalau diperhatikan konsepnya, Versys memang agak aneh. Menurut saya, ini motor cocok bagi mereka yang menginginkan motor berkarakter seperti Ducati Multistrada, tetapi hanya berbudget setengahnya. Hanya sayangnya, Versys belum dilengkapi bracket untuk mencantolkan bagasi khusus motor. Harga Versys yang paling mahal sebenarnya sesuai dengan fitur yang ditawarkan. Tidak hanya bodi dan lengan ayunnya, berbeda dengan dua saudaranya, suspensi Versys bisa disetel-setel. Di depan pun Versys sudah menganut fork USD.
Untuk mereka yang doyan touring jarak jauh, ER-6f paling dianjurkan. Fairing dan windshieldnya sangat membantu menepis terpaan angin di kecepatan tinggi. Hanya saja, tampilan ER-6 berfairing ini dinilai terlalu sederhana dan jadul. Oleh karena itu, banyak yang lebih memilih ER-6n. Yang dikritik dari motor-motor ini dalah performa suspensi belakangnya yang dianggap kurang yahud.
Nah, sekarang kita lihat hasil komparasinya. Meskipun memnggunakan mesin sama, tentunya ada perbedaan karena bentuk dan bobot ketiga motor ini yang berlainan. Di segi mesin, hanya setting Versys yang berbeda, tenaga dan torsi puncaknya lebih rendah, tetapi putaran bawah dan tengahnya terbukti lebih baik.

Berikut hasil komparasinya: ER-6n–ER-6f–Versys

Top speed: 200 Km/jam– 210 Km/jam — 185 Km/jam

power: 72 PS @ 8500 rpm– 72 PS @ 8500 rpm– 64 PS @ 8000 rpm

torsi: 66 Nm @ 7000 rpm– 66 Nm @ 7000 rpm– 61 Nm @ 6800 rpm

akselerasi 0 hingga 100 Km/jam : 3,9 detik– 4,2 detik– 4,1 detik

60-140 Km/jam dengan gigi teratas: 10,7 –10,4 –9,7 detik
.
Sumber: Katalog, Alle Motorräder in Deutschland 2008.
Kalau di tanah air banyak yang protes pada AHM karena si Honda Tiger yang terlalu minim perubahannya dan tidak muncul-munculnya motor yang berkapasitas 250 cc, harap maklum saja. Kalau dibandingkan dengan Yamaha SR500, maka kiprah Honda Tiger di tanah air masih belum seberapa. Honda Tiger masih harus muncul beberapa tahun lagi untuk melampaui rekord SR500. Bingung saya ngomongin apaan? Yowis, kita kenalan saja dulu dengan si SR500.
Nama Yamaha SR500 mungkin tidak terlalu beken di tanah air, tetapi di luar negeri, apalagi di kalangan bikers Jerman, boleh jadi ini motor dilabeli motor sejuta umat. Yup, ini motor laris manis di Jerman selama kiprahnya kurang lebih 20 tahun, yakni 1978 hingga 1999! Nama SR500 mudah saja artinya, 500 adalah kapasitas mesinnya dan SR adalah singkatan dari single road. Single karena motor 4 tak berkapasitas tepatnya 495 cc (ada juga yang bilang 499 cc) ini hanya memiliki satu silinder. Buat kita, motor silinder tunggal itu memang pasaran, tetapi beda di Eropa sini. SR500 ditawarkan bagi mereka yang ingin memberontak dari kepungan produk 4 silinder yang sedang booming kala itu.
Buat para lelaki yang bosan suara mesin sopran 4 silinder, silahkan ambil suara bas 1 silinder! Begitulah kira-kira filosofinya dulu. SR500 sebenarnya merupakan pengembangan dari motor jadul! Hanya saja, saat itu belom berkembang istilah retro bike. Yamaha sendiri mengakui, gaya yang dianut SR500 adalah gaya motor klassik Inggris tahun 60-an.
Motor yang super simple ini menawarkan torsi besar di putaran rendah, yakni cukup pada rpm 3500. Tenaga puncaknya pun dicapai pada putaran 6600 rpm saja. Tenaga maksimum yang dikeluarkan SR500 generasi awal sebesar 34 PS. Dengan tenaga sebesar itu, motor berbobot kosong 170 Kg ini sanggup berlari hingga 145 Km/jam. Segala kesederhanaan motor ini membuat doi sangat digemari. Tidak hanya itu, motor ini juga handal untuk bekerja keras, sebab sanggup mengangkut beban hingga 220 Kg!
Awalnya, SR500 (2J4) ditawarkan dengan velg jari-jari dan rem cakram. Dalam perkembangan selanjutnya, doi ditawarkan juga dengan velg palang alumunium. Sekitar musim panas/musim gugur tahun 1986, kapasitas tanki SR500 dinaikkan dari 12 liter menjadi 14 liter. Pada tahun 1988, Yamaha mengeluarkan SR500 seri 48T. Kali ini, SR500 dilengkapi dengan velg jari-jari dan rem tromol di depan! Rem tromol Duplex ini dicangkokkan menggantikan rem SR500 yang sebelumnya cakram! Nah bingung kan….. Itu atas alasan estetika Bro.. Jadi SR500 benar-benar mengusung tema back to jadul!
Pada tahun 1989, SR 500 ada juga yang ditawarkan dengan tenaga yang sudah dikorting 7 PS. Lho kok gitu? Versi yang 27 PS ini menjawab berlakunya aturan SIM dan asuransi. Versi kebiri ini hanya sanggup berlari hingga 135 Km/jam saja. Memasuki tahun 1990, aturan tingkat kebisingan dan emisi gas buang semakin ketat. Yamaha pun wajib tunduk pada aturan yang berlaku, akibatnya SR500 kembali turun tenaganya hingga hanya 24 PS saja. Karena itulah, SR500 hingga tahun 1989 lebih diminati.
Hingga saat ini, SR500 masih banyak beredar di Jerman. Bukan karena SR500 banyak saja, tetapi karena banyak penggemarnya. Motor yang aslinya bergaya soft chopper ini banyak yang dimodif jadi chopper atau cafe racer. SR500 pun tergolong motor yang memiliki status dikultuskan. Penggemarnya tidak hanya bertemu di jalanan, tetapi juga di forum dunia maya, yup, ada forum tersendiri bagi penggemar SR500.
Selama 20 tahun masa eksisnya, Yamaha sangat minim mengotak-atik SR500. Kejadulannya malah menjadi daya tarik tersendiri ditengah kepungan motor-motor yang menawarkan teknologi terkini. Wajar saja sebenarnya SR500 minim ubahan, mengingat produk ini sangat baik diserap pasar. Ingat, mengubah-ubah bisa berisiko melorotnya penjualan! Di Jepang sendiri, SR500 kembali nongol lagi dalam rangka ulang tahunnya yang ke-30.
Nah, kalau ditilik kisah si SR500, ada kemiripan dengan Honda Tiger kan? Malah, Tiger masih lebih seringan ganti baju lho… Kisah SR500 ini bisa jadi terulang jika FZ16 jadi diluncurkan YMKI. Bukan gaya retronya, tetapi mundur teknologi alias jadulnya hehe (piss ah…). Buat pabrikan, pilih mana sih? Dibilang canggih, tetapi ekonomi carut marut, atau dianggap bodinya keren plus penjualan laris manis, meskipun ada selentingan terhadap teknologi jadulnya??????? Kejadian sudah sering Bro.. Bulan kemarin, Porsche yang produknya terlalu canggih akhirnya dicaplok VW yang sukses menerapkan teknologi secara pas (tidak berlebihan). Ya intinya, konsumen adalah raja. Kalau konsumen memuji pol-polan, tetapi pada tidak beli (atau sedikit yang membeli), nah makan deh tuh puji-pujian…….
Foto: HP-Klassikku
Sumber:
wikipedia.de
Pernah dengar nama klub bola Jerman Schalke 04? Memang tidak setenar Bayern München atau Borussia Dortmund, tetapi klub yang bermarkas di Gelsenkirchen ini termasuk klub bola papan atas Jerman. Buat Bro yang juga penggemar bola dan mengikuti piala UEFA, pastinya pernah dengar nama klub ini, yup klubnya si Kevin Kuranyi, pesepakbola yang tidak akan bermain di timnas Jerman lagi selama Löw menjadi Bundestrainer.
Bro bingung kenapa mendadak saya menulis tentang bola? Sebenarnya bukan mau menulis tentang bola, tetapi hal yang jauh lebih penting dibandingkan sepak bola. Seperti Bro ketahui, banyak suporter bola yang sangat mencintai olahraga yang satu ini lebih dari apapun di dunia ini. Ya, tentunya kalau sudah begitu tidak baik. Meskipun permainan bolanya tergolong kaku, Jerman termasuk negara yang gila bola! Terlihat dari siaran beritanya, tidak ada sehari pun tanpa kabar dari Bundesliga! Nah di Indonesia tidak begitu kan???
Artikel kali ini ingin mengangkat tentang tindak provokasi Schalke 04 yang sebenarnya sudah ada dari dulu, tetapi anehnya baru sekarang terangkat. Berawal dari sebuah media Turki yang baru-baru ini mengangkat teks hymne Schalke yang membawa nama Nabi Muhammad SAW. Lah…bingung kan bacanya? Buat apa nama Nabi disebut-sebut di hymne sebuah klub bola? Di sini bisa kita lihat adanya pelecehan dan tindakan provokasi yang dilakukan pihak Schalke 04! Aneh juga kalau dipikir-pikir… kenapa bisa kecolongan?????? Kenapa baru sekarang terbongkar??? PAdahal itu hymne dari dulu lho!
Begini Hymnenya:
Vereinslied :Blau und Weiß, wie lieb ich Dich (Text bearbeitet von Hans J. König / 1963)
Blau und Weiß, wie lieb ich Dich Blau und Weiß, verlass mich nicht Blau und Weiß ist ja der Himmel nur Blau und Weiß ist unsere Fußballgarnitur
Hätten wir ein Königreich Machten wir es den Schalkern gleich Alle Mädchen, die so jung und schön Müssten alle Blau und Weiß spazieren gehn
Mohammed war ein Prophet Der vom Fußballspielen nichts versteht Doch aus all der schönen Farbenpracht Hat er sich das Blau und Weiße ausgedacht
Tausend Feuer in der Nacht Haben uns das große Glück gebracht Tausend Freunde, die zusammenstehn Dann wird der FC Schalke niemals untergehn.
Wir bieten für Hobby-Musiker die Klavierpartitur des Liedes auf zwei Seiten als PDF-Datei Format zum Download und ausdrucken an. pdf download
© Alle Rechte an der Sound-Datei und der zugrundeliegenden Aufnahme liegen beim FC Schalke 04!
http://www.schalke04.de/vereinslied.html
Kalau diartikan sebenarnya tidak parah-parah amat, tetapi dalam Islam, Nabi itu bukan untuk lelucon. Nama Rasul itu sakral! Sudah selayaknya tindakan-tindakan provokasi semacam ini dihapuskan. Agama dan kepercayaan manapun adalah hak asasi, dan penghinaan atau pelecehan diatasnya adalah pelecehan terhadap hak asasi manusia!
Saat ini, komunitas muslim Jerman sedang hangat-hangatnya memprotes dan minta bagian ini dihapuskan (walaupun susah dan terlambat!).
Mari Bro, kita doakan semoga segera dihapuskan bait yang satu ini… Semoga tidak terulang lagi provokasi kelas berat semacam ini terhadap agama manapun juga! Ayo berdoa.. kan doa itu paling mudah…
Kalau Bro bisa lebih, silahkan berkata-kata ke email berikut ini:
Kalau Bro mau berpartisipasi, silahkan email ke alamat Schalke 04 berikut ini :
Silahkan di protes dalam bahasa yang mudah dimengerti pihak Schalke 04 (Jerman/ Inggris). Mohon protesnya dengan bahasa yang baik ya….
Kalau pihak Schalke 04 tidak bersedia dan bersikeras, silahkan bertindak dengan tangan!
NB: Departemen penyalur Teroris mana nih???????
document.write(‘‘);
document.write(‘counter.eu.com
‘);

tersesat muter-muter

  • 2.481.083 x 1000 rpm

Waspadalah! Mungkin saya menyesatkan Anda....

Telah Menyesatkan

hmmm

Follow Motorklassikku on WordPress.com