Siapa yang sangka kalau motor yang terpampang disini hanya berkapasitas 125 cc? Jika melihat suspensi depan USD plus rem dobel cakram berdiameter besar, semua pasti langsung berprasangka, motor ini berkapasitas minimal 600cc!

Motor 4 tak berkapasitas mini tetapi berpenampilan maksi ini hanya menggunakan mesin satu silinder 4 tak berkapasitas 125 cc yang menghasilkan tenaga hanya 11,5 PS @ 9500 rpm dan top speed dibatasi di 80 Km/jam. Motor berteknologi biasa ini masih menggunakan karburator dan berpendingin udara. Meskipun masih menggunakan Karburator, standard emisi Euro 3 sudah dipenuhi motor produksi Kreidler ini, sebuah produsen motor asli Jerman yang namanya di tanah air tampaknya sangat tidak terkenal.

Motor bernama Street 125 DD ini memang mantabs, gaya dan sosoknya langsung mengingatkan pada Suzuki Bandit ataupun Triumph Speed Triple jadul yang masih menggunakan lampu bulat tunggal di depan. Meskipun berkapasitas kecil, doi berbekal tembolok yang sanggup menyimpan 16 liter bensin! Sangat menggiurkan bagi mereka yang doyan touring jauh atau untuk menimbun bensin sehari sebelum harga bensin dinaikkan pemerintah. Motor yang menggunakan elektrik starter ini memiliki bobot full tank 159 Kg, sangat berat untuk ukuran motor 125 cc, tetapi harap diingat, perawakannya yang setara motor 600 cc dan kapasitas tanki yang besar perlu dipertimbangkan di sini, hasilnya, masih bisa dibilang enteng kok…Garpu USD dan monoshock di buritan yang bisa disetel-setel juga tidak bisa dibilang manja, sebab keduanya mampu menanggung beban total (termasuk motor) hingga 310 Kg!

Sisi suspensi ini memang terkesan berlebihan untuk motor kelas capung, tetapi kalau kita melihat sisi pengereman, wah, lebih berlebih-lebihan lagi. Di depan, dua cakram berdiameter 300 mm dijamin siap menghentikan motor berspek superbike sekalipun. Sedangkan di buritan, rem cakram tunggal berdiameter 240 mm siap bertugas menghentikan laju ban belakang berukuran gambot. Dengan velg lebar dan ban depan berukuran 110×17 dan ban belakang 140×17, motor-motor yang beredar umum di Indonesia saat ini pun dijamin jadi ngiri berat! Bagaimana tentang produsennya? Kok kayanya gurem ya? Apa pabrikan baru yang merupakan hasil kerjasama dengan Cina? Bukan Bro… Ini saya rangkumkan sedikit:

Sekilas tentang Kreidler:
Pabrikan yang didirikan Anton Kreidler di Stuttgart pada tahun 1889 ini awalnya hanya memproduksi kabel telegraph dan kabel untuk pabrik. Baru di tahun 1949 mulai memproduksi motor. Motor-motor 50 cc Kreidler memiliki prestasi sangat membanggakan di dunia balap. Bahkan dengan motor 50 ccnya, Kreidler pada tahun 1977 memecahkan rekord kecepatan di kelas ini. Motor yang dengan flying start menempuh jarak sejauh 1 km itu tembus hingga 221 Km/ jam! Soal daya tahan motor Kreidler pun tidak perlu dipertanyakan, sebab ada seorang fotografer dan petualang terkenal, yakni Günter Markert, yang keliling dunia pada tahun 1954 menggunakan Kreidler 50 cc!

Nah, canggih kan! Kalau sampai beredar di Indonesia, saya jamin booming berat! Harganya??? Hahaha… kalau harganya seperti YZF-R125 atau Ninja 250 apalagi Aprilia RS125, ga bakal booming berat ya… Yang ini jangan salah Bro.. Kenapa saya bilang sangat sangat sangat menggiurkan, ya karena harganya yang juga sangat sangat sangat ekonomis! Hanya 2299 Euro! Jauh lebih murah dibandingkan YZFR-125 yang dibanderol hampir 3500 Euro! Bandingkan juga dengan harga Suzuki Address 125 alias Shogun 125 injeksi yang di Jerman sini dihargai 2000 Euro! Nah, kalau perbandingan harga Kreidler Street 125 DD berbanding lurus dengan harga Shogun 125 di Indonesia dan bisa dihadirkan di tanah air, silahkan bayangkan sendiri akibatnya, bisa-bisa dagangan motor laki AHM, YMKI, KMI, Suzuki dan Minerva bakalan morat-marit diacak-acak motor Jerman yang satu ini!

document.write(‘‘);

document.write(‘counter.eu.com‘);

Sumber:
http://www.kreidler.net/
http://www.quad-corner.de/