MotoGP Jorge Lorenzo ist derzeit auf Promo-Tour. Vorletztes Wochenende weilte der Spanier in Jakarta, der Hauptstadt Indonesiens. Dort präsentierte der MotoGP-Vizeweltmeister die neue Yamaha Jupiter Z. Lorenzo war so begeistert, dass er eine Rückkehr des Landes in die Motorrad-WM begrüssen würde. “Es ist immer schön, wenn einen Fans begrüsen. Aber als ich hier vor der Menge stand, bekam ich eine Gänsehaut.” Indonesien war zuletzt 1996 und 1997 WM-Gastgeber. Gefahren wurde in Sentul.
Tenang-tenang…. Blog ini bukan mau mengganti target korban penyesatan, tetap setia di bahasa Indonesia kok… Bagian diatas itu hanyalah sebuah berita singkat yang termuat di dalam tabloid Motorsport aktuell edisi 8 Desember 2009. Kalau saya terjemahkan harafiah judulnya: Di Indonesia Lorenzo mendapat Kulit Angsa. Bingung kan… Ya itu sebuah ungkapan saja Bro..artinya kalau dalam bahasa kita: merinding / berdiri bulu kuduknya! Biar lebih enak, begini arti artikelnya:
Jorge Lorenzo saat ini sedang dalam promo tour. Akhir pekan dua minggu lalu, si orang Spanyol ini berkunjung ke Jakarta, ibukota Indonesia. Disana, si wakil juara dunia MotoGP mempresentasikan Yamaha Jupiter Z baru. Lorenzo sangat bersemangat, kalau negara ini bisa kembali menjadi tuan rumah penyelenggara MotoGP: “Selalu menjadi perasaan yang menyenangkan saat disapa penggemar. Namun, saat saya tampil di depan publik di sini, saya merasa merinding.” Indonesia terakhir kali menjadi tuan rumah MotoGP pada tahun 1996 dan 1997. Balapan diselenggarakan di Sentul.
Ya, memang beritanya singkat, tetapi buat saya ada perasaan yang beda jika bertemu artikel tentang Indonesia yang sampai ke negara ini yang kini musim dingin/ saljunya berubah menjadi musim hujan (efek global warming). Langkah YMKI mendatangkan bintang-bintang balap Yamaha di dunia internasional tentunya –terlepas dari naik motor merk apa– sangat patut mendapat ancungan jempol dari pencinta balap motor tanah air pada khususnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya. Sebab, bukan hanya produk Yamaha saja yang bisa terbawa, tetapi juga negara kita! Dengan segala langkah touching your heartnya, Yamaha Indonesia terbukti bisa memberi pukulan keras yang membuat dominasi Honda rontok.
Langkah mendatangkan para bintang balap dunia ini bisa dibilang langkah mahal, bahkan sangat mahal! Namun, langkah ini sangat awet kesaktiannya! Lha, bukannya setelah bertahun-tahun orang masih akan membawa-bawa cerita tentang datangnya sang bintang ke tanah air? Bandingkan jika hanya promosi sebatas one make race! Anggaplah sekali mendatangkan bintang menghabiskan dana yang setimpal dengan 3 kali penyelenggaraan one make race, tetapi apa efeknya? Apakah sebuah event one make race akan menjadi buah bibir hingga bertahun-tahun??????? Bro tahu sendiri lah jawabannya….
Woiiiiiiiiiiii Honda, datengin dong…. Pedrosa atau Dovizioso…Max Neukirchner aja juga dah lumayan kok… Doi liburan Natal dan Tahun baru di Malaysia tuh..pake duit sendiri dan dia bilang karena banyak hotel bagus ngasih diskon! Mumpung belom mahal tuh….
Woiiiiiiiii Suzuki, mana Loris Capirossinya????????!!!!!! Alvaro Bautista juga boleh lah…….
Woiiiiiiiiii Kawasaki……. Vermeulen didatengin doooong!!!!!!!!!