Kalau era 2 tak menjelang akhir penampilannya di sirkus GP motor dikuasai oleh NSR 500, maka era MotoGP 4 tak saat ini bisa dibilang dikuasai dengan cukup dominan oleh Yamaha M1.

Jeremy Burgess yang merupakan suhu korek mesin motor tersakti saat ini menyebutkan, M1 lah yang menggantikan posisi NSR 500 (padahal masih ada Honda RC211v kan…). Jangan heran kalau Burgess membuat pernyataan semacam itu, kan saat ini yang membuat dapurnya tetap mengebul adalah Yamaha!Β  Bukan tanpa alasan memang, doi dan Valentino Rossi memang sudah banyak mencurahkan segenap kemampuan dan hidup mereka untuk mengubah motor yang tadinya keok menjadi motor yang paling mendominasi, bahkan di tahun lalu, 10 kali M1 mengisi podium tertinggi melalui kesaktian Rossi dan Lorenzo!

Sebagai suhu korek tertinggi saat ini, Burgess berwasiat, agar setiap kepala mekanik bisa membuat motor yang benar-benar bisa dikuasai oleh si pembalap. Doi mengenang tahun 2007 saat M1 masih babak belur digebukin Stoner dan Desmosedicinya. Namun, saat itu perlu diingat, Desmosedici memang bertenaga paling beringas dan seakan-akan menggunakan NOS! Ditambah lagi faktor Bridgestone yang berhasil membuat lompatan besar sedangkan di sisi lain Michelin gagal membuat kemajuan.

Di tahun 2008, dengan duet juara dunianya, Yamaha berhasil menjadi yang terdepan hingga 11 kali! Itu tak hanya berkat beralihnya Rossi ke Bridgestone, tetapi juga paket keseluruhan yang jauh membaik. Dominasi 2 tahun terakhir ini membuat Burgess berani mengeluarkan pernyataan bahwa M1 adalah motor legendaris dan menjadi NSR 500-nya masa kini. Hmm, berani-beraninya Burgess bilang begitu, padahal dominasi M1 baru berjalan 2 tahun! Ki Gede Anue yang dihubungi via merpati pos menyampaikan, Burgess terlalu tergesa-gesa dan mulai kurang ajar karena mulai berani melakukan terawang gaib yang bukan bidangnya. Boleh jadi M1 menjadi motor legendaris karena bersanding dengan nama Rossi, tetapi untuk menyamai prestasi Honda NSR 500 tidak semudah naik motor matic!

Honda NSR 500 adalah motor yang paling legendaris selama sejarah balap motor! Bayangkan saja, nyaris 2 dekade dikuasai motor sport abiesss yang satu ini! NSR yang muncul di tahun 1984 hanya perlu menunggu satu tahun untuk menggondol titel motor juara dunia. Kedigdayaannya terbukti hingga tahun 2002 lalu saat masih start bareng dengan motor 4 tak 990 cc. Hingga akhir kariernya, NSR 500 membukukan lebih dari 100 kemenangan dan membawa 10 kali gelar juara dunia GP 500 untuk Honda!

Terlepas dari hal itu, Yamaha memang masih paling difavoritkan di tahun ini. M1 baru, menurut Davide Brivio, tidak mengalami banyak ubahan. Daya tahan mesin berusaha ditingkatkan, tanpa harus mengurangi tenaga yang dihasilkan. Brivio pun mengharapkan, Rossi akan tetap beraksi di MotoGP bersama Yamaha dan berdoa-doa, Rossi merasa kurang sreg dengan mobil F1 Ferrari yang telah beberapa kali dijajalnya.

Rossi sendiri dalam testnya bersama Ferrari juga memberikan informasi tentang rencananya di GP motor. Menurutnya, bulan Juni nanti dia mungkin sudah bisa memutuskan, bersama siapa dia akan tetap di MotoGP. Doi sendiri merasa betah di Yamaha dan akan menjadikan Yamaha sebagai teman “berundingnya” di urutan terdepan. Ini tentunya akan menjadi moment yang seru bagi kita pemerhati balap MotoGP dan hal-hal dibelakang layar MotoGP. Bagaimana tidak ramai, kan 4 pembalap top MotoGP saat ini (Stoner, Lorenzo, Pedrosa dan Rossi) akan habis kontraknya di akhir tahun 2010 ini! Wah kesempatan lagi tuh buat nodong para pabrikan…..

Sumber: www.motorsport-magazin.com