Kemarin di pom bensin Pertamina di daerah Kukusan Depok, saya mengisi si gesit irit dengan Pertamax. Berbeda dengan biasanya, kali ini terlihat tidak hanya si pegawai pom bensin yang bertugas mengisikan bensin, tetapi ada juga semacam karyawan kantoran yang mendampingi. Hmm mungkin orang-orang ini adalah supervisor yang mengawasi pelaksanaan sebuah program baru di lapangan.

Singkat kata, setelah mengisi Pertamax, saya mendapatkan kesempatan untuk menggesek sebuah kupon dengan koin (ya kaya gosok voucher HP lah, bedanya ini dari sticker dan kecil). Dalam hati, yah lumayan lah, siapa tahu kan lagi beruntung. Sayang tulisan yang keluar : Beli Pertamax Lagi, yang berarti ya saya belum beruntung!

Dalam hati timbul pertanyaan, ada apa ini? Kenapa Pertamax dipromosikan lagi melalui undian semacam ini? Saya tidak tahu, apakah ini juga diberlakukan di seluruh pom bensin Pertamina. Namun, kalau diingat-ingat, bisa jadi Pertamina ditugaskan untuk menjaring lebih banyak konsumen Pertamax. Dengan iklan layanan masyarakat, tentunya daya tarik untuk beralih ke Pertamax tidak sekuat dengan trik undian berhadiah ini, toh tidak akan merugikan, kan bensinnya tidak dikurangi!

Dengan banyaknya konsumen yang beralih ke Pertamax, tentunya pemerintah bisa menghemat biaya subsidi BBM. Jika kita berpikir dengan cara suudzon, bisa jadi malah ini merupakan tanda-tanda “Wajib Pertamax ” segera tiba! Atau Konsumen umum tidak lagi mendapatkan subsidi untuk premium, sehingga nantinya harga premium untuk umum tidak berbeda jauh dengan pertamax, just like the old days lah… Nah, siap-siap saja mudik dengan bahan bakar non subsidi, siap-siap juga menghadapi kenaikan TDL dan harga gas…atuuuuutttttttt……..