Diantara motor-motor masa kini yang banyak mengandalkan bodi plastik, jenis bebek adalah jenis yang dari dulu paling mengandalkan jurus ini untuk membuatnya terlihat lebih gagah sekaligus cantik plus melindungi si pengendaranya dari cipratan air. Di satu sisi, plastik memang ringan dan murah sebagai bahan baku produksi, tetapi kelemahannya adalah mudah pecah, terlebih jika dudukannya dirancang tidak kokoh ataupun kurang presisi.

Si Smash 110 tahun 2002 di rumah keluarga Sesat adalah salah satu contohnya. Suatu hari si pemilik bilang ke saya, kalau bodi sampingya pecah sehabis saya pakai. Padahal itu motor saya pakai seharian dan tidak ditinggal-tinggal di parkiran ataupun kena benturan lain.

Setelah melihat artikel Blog Semprul Lek Djie, ternyata pecah bodi Smash sebelah kiri memang sudah jadi seperti penyakit bawaan. Menurut analisis saya, ini diakibatkan getaran yang berlebihan ketika melalui jalanan rusak, lubang, atau melalui polisi tidur terlalu cepat. Masalahnya, kunci jok ada di sebelah kiri bodi dan membebani bodi kiri Smash, sehingga pada masa jenuhnya, terbelah lah bodi kiri belakang Smash secara vertikal!

Adik saya, si pemilik motor minta dibelikan lem besi campur ataupun lem seperti power glue. Namun, saya teringat pada kehandalan Solder of Fortune. Menurut pengalaman, lem-lem tersebut tidak akan ampuh untuk jangka waktu yang panjang. Oleh karena itulah, Solder of Fortune saya paksa turun tangan.

Bodi belakang sebelah kiri yang hendak di solder dibersihkan terlebih dahulu, lalu berbekal cable ties ukuran besar, atau biar lebih hemat, pakai bekas potongannya saja, retakan ini bisa disambung hingga benar-benar kuat. Jadi, sebagai pengganti timah, saya gunakan cable ties yang saya pasang melintang layaknya jahitan. Dengan bantuan solder, potongan cable ties dilumerkan hingga menyatu dengan plastik bodi Smash. Setelah “jahitan melintang”, saya timpa lagi dengan cable ties yang saya pasang sepanjang retakan, kemudian saya lumerkan lagi hingga menyatu dengan bodi. Dari luar, tampak lumayan rapi dan seharusnya bisa lebih rapat. Di Smash ini terlihat kurang rapih, karena sempat didiamkan selama 2 minggu dan motor dipakai terus, akibatnya kerusakan bertambah parah.

Sudah 3 minggu sejak perbaikan, bodi hasil penanganan Solder of Fortune tetap kuat, walaupun Smash ini sering dipakai melewati jalanan rusak. Jadi, kalau bodi motor Bro mengalami masalah yang sama, gunakanlah cara ini! Waktu pengerjaannya relatif cepat (sekitar 10 menit) dan tidak perlu menunggu lama layaknya kalau menggunakan jasa lem.

Kesaksian Blog Semprul:

http://lekdjie.wordpress.com/2010/07/02/bebek-babak-belurdab/

Foto: HP-Klassikku