Ada yang kurang sebenarnya kalau kita melihat motor sekarang yang jelas-jelas mengedepankan semboyan memperhatikan segi safety. Bandingkan dengan motor generasi sebelumnya, motor masa kini yang diedarkan ATPM semakin minim dengan penggunaan mata kucing alias reflektor. Kini, reflektor hanya dijumpai di bagian belakang motor saja, bahkan seringkali disatukan dengan rem belakang, misalnya yang ada di Suzuki Smash.

Di satu sisi, bisa dibilang ini sdikarenakan faktor desain modern yang lebih mengedepankan desain minimalis. Hadirnya mata kucing dianggap membuat penampilan motor terlalu ramai, atau malah bisa-bisa dibilang jadul! Seharusnya untuk urusan safety, mata kucing tidak cuma di belakang saja yang bisa memantulkan cahaya yang datang dari belakang kendaraan. Di buritan motor biasanya di sisi kanan dan kiri masih harus dipasang reflektor berwarna merah, sedangkan di bagian depan berwarna kuning layaknya lampu sen. Di motor keluaran AHM, setahu saya terakhir kali dipakai di varian GL Pro, padahal AHM sangat menggembor-gemborkan safety riding. Kok malah Minerva yang memperlengkapi motornya dengan reflektor kuning ini???

Mata kucing alias reflektor menurut saya sangat penting, dari pengalaman riding Bro sekalian, pasti sudah pernah menjumpai keadaan dimana si mata kucing menyelamatkan kita dari aksi “menyundul” kendaraan di depan kita saat malam hari dan minus penerangan lampu jalan. Di saat lampu rem mati, dan seringkali jarang langsung kita ketahui, bisa jadi tanpa kita sadari si mata kucing sudah menyelamatkan hidup kita.

Mengingat pentingnya reflektor, saya pun membeli paket murah meriah ini di Jerman, murah Bro, 18 buah hanya 1 Euro! Tiger hitam yang reflektornya sudah babak belur pun saya timpa dengan reflektor yang lebih besar, untuk melekatkannya, saya memanggil jasa solder of fortune, lumayan, kuat dan tidak perlu beli lem.

Reflektor Untuk Motor Baru

Lalu, bagaimana segi safety motor terbaru keluaran ATPM yang mencari peruntungan di tanah air? Di buritan, memang bukan permasalahan. Yang jadi permasalahan adalah kurangnya reflektor di kanan-kiri motor, di bagian depan dan belakang! Kalau produsen takut motornya terlihat jadul, sebenarnya ada cara lain. Bisa dengan penggunaan stripping atau sticker yang mengandung fosfor, ataupun emblem merk yang mengandung material yang bisa memantulkan cahaya itu! Dengan cara ini, motor masih bisa tampil minimalis, bahkan bisa lebih bergaya di malam hari tanpa mengesampingkan segi safetynya.

Foto: HP-Klassikku