Sebagai biker, ada  pengalaman tidak menyenangkan dengan pak satpam  sebuah  tongkrongan ABG di Jakarta Selatan. Diskriminasi terhadap roda dua bukan terlihat saja dari penempatan lahan parkir yang jauh, dan boleh dibilang terlalu jauh. Efeknya gampang saja, pastinya banyak bikers yang enggan mengunjungi tempat itu, padahal mereka bisa juga digolongkan calon konsumen potensial. Dari saya sendiri, dalam setahun bahkan bisa dihitung dengan jari saya mengunjungi tempat model begini!

Entah mengapa, kalau ada yang mencirikan kita bikers (jaket, atau nenteng-nenteng helm), ada saja pandangan kurang enak, baik dari petugas keamanan, atau kadang dari pengunjung lain (apa perasaan saja ya?) Ya kalau Suudzon kira-kira arti pandangannya begini: “Ngapain lo disini?!!! Nggak pantes kaleee….” Padahal kita ke tempat itu juga sama dengan pengunjung lain, sama-sama belanja, sama-sama makan, bukannya mau nongkrong nggak jelas!

Salah satu ciri yang gampang dikenali untuk membedakan bikers dengan yang bukan bikers adalah tentengannya. Yup, helm! Kalau menurut pengamatan saya, mereka-mereka yang menenteng helm itu justru orang yang menjaga sesuatu miliknya. Kebanyakan pun helm yang ditenteng bukan yang murahan. Pernah di PIM 2 pak satpamnya malah menasehati seorang teman untuk tidak meninggalkan helm di motor, takut hilang katanya…(apa gara-gara bawa moge ya??). Ya akhirnya dia tenteng-tentenglah helm itu (padahal helm murah, gratisan malah dari Yamaha). Untungnya di tempat itu, menenteng helm bukan masalah.

Helm sebenarnya boleh ditenteng, tetapi tidak boleh digunakan untuk memasuki ruangan. Saya jadi ingat, di depan pintu masuk sebuah bank di Jerman, jelas terpasang gambar, customer dilarang menggunakan helmnya masuk ruangan.

Dalam sebuah acara sosialisasi helm SNI yang dihadiri Blogger seperti Bro BJL, Bro Dono, Bro Ardy, Bro Benny dan Bro Edo, ada sebuah undang-undang lalu lintas yang cukup mengejukan saya. Saat itu saya baru tahu, kalau yang harus memakai helm itu bukan hanya pengendara motor. Pengendara mobil cabrio (tanpa atap) pun harus menggunakan helm! Nah, apakah para pengendara Ferrari, Porsche, BMW dan Mercy model cabrio di tanah air pada menggunakan helm????? Atau jangan-jangan polantasnya pun tidak tahu aturan yang ini, sehingga orang seperti di iklan New Mega Pro misalnya, bisa dengan enaknya naik Mercy model cabrio dengan santainya tanpa kuatir kena tilang.

Kebayang nggak, kalau ada pengendara Ferrari cabrio yang ngerti aturan menenteng helmnya masuk mall dan kena usir hihihihi……..

Foto: HP-Klassikku