Musim balap MotoGP 1000 cc memang masih 2 tahun di depan, tetapi banyak yang sudah sibuk menerawang gaib peta kekuatan pembalap nantinya.

Pembalap macam Simoncelli, Spies dan Rossi diprediksikan berpeluang besar di tahun 2012 nanti. Mereka dianggap pembalap yang punya postur dan skill yang mampu menghandling motor MotoGP 1000 cc yang katanya mau dilucuti peranti elektronik ini itunya yang dianggap “merendahkan” skill seorang pembalap.

Bagaimana dengan Stoner? Kemenangannya sebagai Juara 2007 dinodai selentingan-selentingan kalau doi menangberkat superioritas tim elektronik Ducati. Stoner yang dipojokkan dengan selentingan-selentingan itu tetap cool. Doi bahkan berpendapat, pengurangan peranti elektronik untuk 2012 tidak akan terjadi. Doi sendiri perpendapat, dirinya sebenarnya mau lebih sering drifting bin sliding (dengan pengurangan peranti elektronik macam traction control), tetapi menurutnya elektronik saat ini tidak bisa ditolak-tolak demi keselamatan pembalap.

Peranti elektronik mencegah terjadinya highsider, kalau saja si pembalap salah buka gas, atau meminimalisir kecelakaan akibat kesalahan pemakaian gigi saat memasuki tikungan, kesalahan penerapan engine brake, mesin macet dsb. Menurut Stoner, peranti elektronik tidak membantu pembalap menjadi lebih cepat, hanya membantu meningkatkan keselamatan pembalap!

Ditanya tentang kekuatiran adanya diskriminasi di tim Honda, seperti yang selama ini digembor-gemborkan, Stoner tenang saja. Katanya, meskipun Honda memberikan 4 pembalap, yakni dirinya, Pedrosa, Dovi dan Simoncelli motor pabrikan, Honda tidak akan keteteran. Honda tidak memperlakukan pembalap seperti yang digosipkan, kalau Honda pilih kasih atau menganakemaskan seseorang. Menurut Stoner, jumlah teknisi ahli dan tenaga mekanik untuk tiap-tiap pembalap sama. Jadi, dia tidak takut diperlakukan tidak adil.

Btw, mungkin Stoner lupa, kuantitas itu beda dengan kualitas. Nah, pembalap mana yang mendapatkan teknisi dan mekanik KW II nantinya?? Atau doi memang PD dapat mekanik dan crew KW I?