Oli bagaikan darah di motor. Ketika keadaan oli tidak baik, atau memang oli dari sananya tidak baik, mesin akan terasa cepat panas, kurang bertenaga serta kasar.

Ada yang bilang oli merk A bagus, B bagus, C kurang bagus… Semua itu boleh saja jadi referensi, terutama kalau datangnya dari orang yang netral dan bisa dipercaya serta memang “kenal” motor.

Pada intinya, mayoritas oli yang asli bagus, tugas kita hanyalah memastikan, kalau oli yang kita pakai memang asli dan spek serta kekentalannya sesuai anjuran pabrik. Selanjutnya, kita harus merasakan, apakah suhu jadi relatif adem alias tidak lekas panas atau panas berlebihan? Rasakan juga, apakah tenaga mesin terasa lebih? Apakah tidak timbul bunyi-bunyi kasar? Kalau ganti oli, perhatikan juga, apakah kondisinya masih lumayan atau buruk. Kalau banyak gram besi di oli dan saat dipakai kasar, ya tinggalkan merk itu, atau pastikan, apakah itu asli, apakah jumlah oli yang kita tuangkan ke mesin cukup? Waspadalah terhadap bengkel bandel yang jualan oli aspal. Belum lagi oknum mekanik yang kadang korupsi dengan memasukkan tidak seluruh oli ke mesin, dikorting gitu…

Iklan