Valentino Rossi brachte viel Wissen mit zu Ducati

Hadirnya Valentino Rossi di sebelum dimulainya tahun ini banyak menimbulkan prediksi-prediksi, terlebih lagi kalau orang membandingkannya dengan Melandri yang karier balapnya malah terjun bebas menunggangi motor yang diharapkan membawanya jadi juara MotoGP.

Kita dulu pernah membahas, kalau Melandri mengeluh, bahwa Ducati kebal diprotes dan kegagalan dituding Ducati ada di diri Melandri. Hal ini pun kembali mencuat kalau mengetahui kritik Burgess kepada Ducati, bahwa Ducati tidak mempelajari benar kesalahan mereka dan lebih menuding faktor pembalap dan nasib, seandainya mereka kalah. Namun, hadirnya Rossi, sesuai juga dengan prediksi Melandri, kalau Rossi punya bargaining position yang kuat.

Sejak akhir tahun lalu, Ducati untungnya sangat giat bekerja. Rossi hanya sempat beberapa kali mencoba GP10 (apa sudah GP11 ya?) dan memberikan input, selebihnya Ducati sendiri yang melakukan test dan pengerjaan. Baru ketika musim ini kembali berjalan, Rossi bisa sedikit-sedikit menggali potensi terbaik GP11.

Guareschi sendiri sangat senang atas podium Rossi di Lemans lalu dan kehadiran the Doctor di musim ini. Menurutnya, Rossi membawa pengetahuan penting dan seabrek bagi Ducati. Rossi dinilainya bisa sensitif dan berbicara pada motor, baru setelah itu ia menyampaikannya ke tukang insinyur dan para mekanik. Dengan adanya Rossi, development motor lebih terarah dan pasti, hasilnya ya podium lalu itu… Itu hasil dari paket elektronik dan rombakan rangka serat karbon polesan Rossi. Selain itu, Ducati juga memakai mesin baru dengan kruk as yang lebih berat. Tak heran akselerasi motor di putaran atas tidak terlalu ganas, rupanya memang Ducati ingin mengejar kekalahan akselerasi motor saat rpm bawah dan tengah yang menentukan laju motor saat berakselerasi di dan saat keluar tikungan.

Kemampuan Rossi berbicara dengan motor, menganalisis dan merasakan dengan tepat plus kemampuannya menjelaskan dengan tepat pula ke tukang insinyur, menjadikan Ducati semakin kuat! Tinggal tunggu waktu saja lah sampai Rossi jadi pelanggan Podium dan sesekali finish terdepan di musim ini.

Wie schon in Jerez testet Valentino Rossi nun erneut die 2012er Maschine

Hari kamis lalu pun Rossi sudah kembali ke atas sadel GP12 di bawah sinar mentari Toskana, di sirkuit Mugello yang tahun lalu menghentikan kariernya beberapa waktu. Hari itu menjadi hari ketiga dari 8 hari test yang diperbolehkan untuk motor tahun 2012, wah dikit amat ya???? Dua hari lainnya sudah dilahap Rossi di Jerez lalu. Kabarnya, di Mugello ini, Ducati juga menurunkan Superbike anyarnya yang siap mengaspal tahun depan. Ducati menyiapkan 2 versi, yakni superbike dan superstock. Namun, Rossi disinyalir hanya mengetest GP 12 saja.

Test yang dipimpin direktur teknik, Filippo Preziosi sendiri berlangsung lancar. Rossi merasa sangat senang, sebab selain cuaca bagus dan motor juga yahud, Mugello baru saja diaspal ulang. Rossi bahkan memuji hasil karya para pekerja yang menurutnya sukses berat. Grip di Mugello sangat baik dan beberapa lubang kecil di sirkuit yang Rossi hafal sudah tidak terlihat lagi. Wah, pembalap tingkat dunia memang bukan harus hafal sirkuit saja, keadaan aspalnya pun juga harus ikut di save di memory tuh..

Preziosi mengatakan, dirinya senang bekerjasama dengan Rossi, meskipun merasa aneh juga, sebab beberapa tahun terakhir mereka bertemu di sirkuit sebagai rival… Dengan hadirnya Rossi, pengembangan komponen baru dirasa jauh lebih mudah! Nah, artinya, bayar Rossi bukan cuma bayar pembalap jago plus papan iklan terbaik seMotoGP, tetapi juga ilmuwan riset dan development motor. Nah, silahkan deh dihitung-hitung lagi, gajinya Rossi kemahalan apa tidak….

Iklan