Membaca judul di atas, dipastikan banyak yang bertanya-tanya dan penasaran, bagaimana mungkin sepeda motor tanpa setang bisa dibilang layak jalan, apalagi kalau motor itu bermesin 4 silinder inline yang biasanya sih bermesin beringas. Apakah motor itu sangat canggih dan melangkahi teknologi di zamannya? Ya memang canggih untuk zamannya, tetapi untuk ukuran zaman sekarang sih biasa, bahkan termasuk teknologi uzur.  Silahkan lihat sendiri deh wujud motornya:

Einen Mix aus Auto und Motorrad stellte die originelle Wilkinson Touring Auto Cycle von 1910 dar. Der englische Hersteller Wilkinson, heute noch bekannt für seine Rasierklingen, bot den Vierzylinder mit 676 ccm je nach Kundenwunsch mit Lenkrad oder Motorradlenker an. Technisch gab sich das Fahrzeug mit Hinterradfederung und Drei-Gang-Schaltung innovativ, kam bei den Kunden aber dennoch nicht an. Wilkinson gab die Motorradproduktion bereits 1914 auf.

Tuh kan, saya tidak bohong…

Motor yang seperti gabungan motor ini diproduksi produsen asal Inggris, yakni Wilkinson. Motor Wilkinson Touring Auto Cycle ini kelahiran 1910 lho! Pada zaman itu, sang produsen pun sudah menawarkan ke calon pembeli, mau pakai setang motor, atau setir mobil hihihi…

Sayang dikabarkan tidak ada motor ajib 676 cc dengan inovasi suspensi belakang ini  sampai ke tangan pembeli. Wilkinson cabut dari dunia otomotif di tahun 1914. Saat ini orang masih mengenal merk Wilkinson, hanya saja mereka lebih dikenal sebagai produsen pisau cukur…