Dulu kita sempat mengulik Yamaha R7, salah satu motorsport terindah dan eksotis sekaligus extrem. Sebagai seri R Yamaha, R7 dibekali tenaga beringas dan teknologi extra canggih sebab bertugas untuk menggempur arena WSBK yang waktu itu masih 750 cc untuk motor 4 silinder.

Jauh, bahkan jauuuuuuuuuuh sebelum Yamaha R7 lahir, sudah ada R7 lho. Yup, di BMW, R-series memang sudah hadir sejak Indonesia belum merdeka. KAlau banyak orang beranggapan, bahwa Indonesia negri ajaib dikarenakan ada saja yang menyimpan motor kategori “ajaib”, rasanya tidak ada yang menyimpan BMW R7 di tanah air. Maklum, doi bukan motor massal. Motor asal tahun 1930 ini baru menjadi motor konsep. Presentasi intern BMW akhirnya tidak menyetujui diproduksinya BMW R7 menjadi motor massal. NAh, sekarang, silahkan nikmati desainnya yang extra elegant.. Terutama rangka monococquenya yang memanjang hingga ke roda belakang..

Außer Konkurrenz wurde beim Concorso d'Eleganza der Prototyp R7 von BMW gezeigt. Das Motorrad mit seinem innovativen Monococque-Rahmen und dem Motor/Getriebeblock unten war ganz im Art Déco-Stil gehalten, der dem Zeitgeist der 30er-Jahre entsprach. Nach einer internen Präsentation entschied BMW jedoch, das Motorrad nicht zu bauen.

Kalau mau lihat motor klassik eksotis lainnya, silahkan lihat langsung kesini:

http://www.motorradonline.de/de/foto-shows/klassiker/motorrad-oldtimer-fotos-vom-concorso-deleganza/371713#11

Iklan