Kemunculan ZX-10R gress memang begitu dinanti penggemar motor superbike terutama Kawasaki. Kehadirannya dengan segenap spek dan data di atas kertas benar-benar membuat penggeber Kawasaki kembali bisa berkepala tegak. Terlepas dari kendala-kendala di awal kemunculannya, Kawasaki Ninja terbaru ini terbukti galak di trek, meskipun belum terlihat ada kemajuan besar di WSBK.

VT_Supersportler_BMW_Kawasaki_Honda_Suzuki_Yamaha_140 (jpg)

Test yang dilakukan berbagai media roda dua memenangkan si ninja ijo! Kandidat lainnya asal Jepang berhasil dibuat bertekuk lutut. Namun, ingat, mereka kan memang bukan kelahiran 2011! Hanya Fireblade saja yang masih bisa menempelnya, sedangkan Suzuki kini terlihat kegendutan dan overweight. Handlingnya dinilai juga tidak lincah! Padahal kalau Suzuki segera membenahi, bisa jadi mereka kembali tampil mengerikan. Body “gembrot” Suzuki saat ini toh masih terbantu powernya! Bagaimana dengan R1? Tampang paling ganteng sih.. tetapi dengan minimnya peranti elektronik dan agak sulit di set up membuat R1 memang harus ditangani mekanik ahli! Kelemahan utamanya yakni kelemahan yang biasa menghantui Yamaha: Power! Padahal R series dikenal berpower ganas! Kalau Yamaha kelamaan membiarkan R seriesnya berpower teririt, wah, bisa rusak image R series!

Kembali Ke ZX-10R! Di atas kertas, motor ini memang gila, bobotnya yang 8 Kg lebih ringan dibandingkan S 1000 RR membuat orang yakin, doi sanggup melibas jagoan BMW ini. Di brosur yang dibagikan ke pers, Kawasaki bahkan memberikan angka 200,1 PS, bahkan dengan ram air bisa tembus 209 PS lebih! Sebuah angka jaminan mutu, mengingat di brosurnya, BMW hanya menerangkan 193 PS yang dimiliki si picek nan ganteng.

Kertas ya kertas… di atas kertas pasti beda dengan di atas dyno jet! Dan inilah dia:

Leistungsdiagramm der Supersportler 2011.

Yup, S1000 RR membukukan 202 PS@ 13200 rpm, sedangkan ZX 10 R ternyata “hanya” 197 PS @ 13000 rpm.

Bagaimana akselerasinya? nih dia: (maaf, isi tabelnya geser 1 kolom. BTW, top speed ini keterangan dari pabrikan. Seperti sudah kita bahas sebelumnya, S1000RR yang punya top speed paling tinggi, di atas 300 Km/h.)

Beschleunigung*
(0 –100/150/200 km/h)
 Durchzug*
(50–100/100 –150 km/h)
 Höchstgeschwindigkeit**
BMW
 3,1/4,9/6,9 s   4,3/4,1 s  299 km/h
Honda  3,3/5,2/7,5 s   4,5/3,6 s  293 km/h
Kawasaki  3,3/4,9/7,2 s  4,6/4,0 s  295 km/h
Suzuki
 3,2/5,2/7,6 s  4,5/4,1 s  295 km/h
Yamaha  3,2/5,1/7,5 s   4,0/3,9 s  285 km/h

*PS-Messwert, **Herstellerangabe

Biar puas, di test juga di sirkuit Almeria, Spanyol:

Rennstrecke Almeria

 

Fahrer: Robert Glück              
  Rundenzeit in min.: Sektion 1* Sektion 2* Sektion 3* Sektion 4* Ideale Rundenzeit**  Top-Speed
BMW               
S 1000 RR 1.47,87 33,55 s 24,33 s 15,64 s 33,25 s 1.46,78 263 km/h
Kawasaki               
ZX-10 R 1.48,00 33,55 s 24,56 s 15,84 s 33,36 s 1.47,32 262 km/h
Honda               
Fireblade C-ABS 1.48,00 33,52 s 24,57 s 15,67 s 33,80 s 1.47,57 252 km/h
Suzuki               
GSX-R 1000 1.48,67 33,31 s 24,39 s 15,90 s 34,16 s 1.47,78 250 km/h
Yamaha               
YZF-R1 1.49,32 33,79 s 24,88 s 15,88 s 34,48 s 1.49,04 246 km/h

Nah, kalau dulu jadi jawara dari Jepang di kelas Superbike (nyaris) otomatis jadi juara superbike terbaik di dunia, kini sudah ada Superbike Eropa yang mencontek ilmu-ilmu Jepang dan menjadikan sebuah Superbike dengan ilmu Jepang plus detail dan riset ala Eropa, dan harganya juga Jepang!

And the champion still si Picek Nan Ganteng, S 1000 RR!!!!!!!!