Suatu hari lagi ikutan teman mencari BMW R25 ke daerah Jakarta Pusat. Si empunya R25 ternyata punya Vespa-vespa berkelas, yup, dia memang anak Vespa, malah salah satu biang Vespa sepertinya kalau mendengar ceritanya. Dulu Vespanya buanyaaak, belasan, dan koleksinya bukan Vespa sembarangan.

Namun, yang terlihat di malam itu hanya dua saja (bukan yang di foto lho…). Dia bercerita, Vespa-vespanya dijual untuk biaya pengobatan. Wah, kasihan, sakit itu memang mahaaaaaaaaal…..

Namun, tahukah dia sakit apa?

Ceritanya, dia turing ke Bali, di sana mereka disambut anak Vespa setempat. Singkat kata, mereka minum-minum… (ya, nggak semua anak motor gitu ya…). Namun, namanya atas nama brotherhood, susah menolak juga kali ye.. atau nggak mau dibilang cemen atau sok alim??? Minuman pun diracik, sialnya pakai campur ini-itu… cairan yang diperuntukkan untuk hal lain pun ikut masuk ke dalam minuman oplosan.

Tak lama, beberapa peserta pesta miras pun mulai pusing dan muntah darah. Si pencerita kisah ini pun mulai merasa tak enak dan langsung ambil inisiatif. Doi naik vespanya ke rumah sakit terdekat. Doi bilang, kisahnya ini juga sempat masuk TV, maklum, semua peserta pesta miras meninggal dunia, hanya dia yang selamat! Itupun sempat koma satu bulan! Keluarganya pun menjual vespa-vespanya untuk biaya pengobatan…

Semoga kita bisa belajar dari sini… Takut dibilang cemen, apa takut miskin, atau parahnya lagi, malaikat maut?

*gambar hanya ilustrasi

Iklan