Sudah lama juga tak membahas Moto2, kali ini kita mulai saja membahas kedua produsen chassis yang bersaing ketat musim ini, yang satu sudah tenar cukup lama, yakni Suter asal Swiss, yang satunya baru tenar 2 tahun ini, sejak adanya Moto2, yakni Kalex asal Jerman.

Dari nama besar, jelas Suter menang, dari pengalaman di dunia balap pun demikian. Di Moto2, suter pun masih lebih banyak konsumennya dan mendominasi. Perlu diketahui, Suter lah produsen dengan jumlah kemenangan terbanyak dari 2010 hingga 2011. Suter tentunya meraih gelar juara konstruktor Moto2. Namun… ternyata Suter belum menghasilkan juara dunia Moto2, sebab di 2010, Toni Elias mengendarai Moriwaki, dan 2011 Bradl dan Kalex lah yang pada akhirnya jadi juara dunia.

Kemenangan Bradl tentunya menarik banyak pihak untuk melirik jasa Kalex. Kalau tahun ini hanya ada 4 motor Kalex di arena, tahun depan Kalex akan ada 9 motor! Beberapa bahkan mantan pengguna Suter. Mereka dikabarkan beralih ke Kalex karena kesal, sebab di pertengahan musim lalu, Suter menganakemaskan Marc Marquez. Alasan ini bahkan jelas disebutkan alasan kepindahan Marc VDS team. Tim balap ini sakit hati, sebab Suter mengutamakan Marc Marquez saja dengan memberikan doi parts untuk 2012, salah satunya rangka dan swing arm baru. Masalahnya, semenjak pemberian parts baru ini, Marquez pun mulai menggila dan mengawali serial kemenangan beruntunnya di Moto2 hingga akhirnya sempat juga melampaui poin Bradl. Bradl, pembalap yang tahun ini akan memakai no. satrt 6 (karena 65 yang dipakainya sudah dibekukan untuk menghormati Loris Capirossi) ketika itu seakan main aman saja dan nggak selevel sama Marquez dan Suternya. Makanya, tim suter lainnya yang nggak kebagian sakit hati dan berpaling ke Kalex.

Wah, kasihan dong Suter ditinggal pelangan. Hmmm salah sendiri lah, itulah akibat membeda-bedakan pelanggan, toh kan sama-sama bayar! Namun, Suter rasanya tak mau banyak ambil pusing, sebab mereka sendiri juga sedang sibuk-sibuknya, tak hanya Moto2, tetapi juga di CRT dan Moto3.