DSC09662Beli motor itu tak selalu penuh rencana, Ada kalanya terwujud dalam waktu tempo sangat singkat. Ya, seperti kisah Vespa Excel satu ini yang kini mengisi garasi salah satu kamar di rumah Keluarga Sesat.

Awalnya sih hanya dari wacana dua tahun lalu selepas touring ke Bali bersama BMW Edan Club yang belum kesampaian nyicipin pasir Bromo. Nah, rencana yang sudah tersusun itu mundur setahun akibat salah satu anggota BMW Edan Club harus merantau ke Sumatera demi menjaga knalpot motor tetap mengebul.

Mundur setahun, tahun depannya lagi rencananya berubah. Tempat masih tetap Bromo, yup tujuan banyak bikers dan wisatawan plus orang pengen ngelmu! Namun, kendaraan ganti tema: VESPA! Yup, tidak jadi naik BMW, kali ini harus naik Vespa. Jadi, Touring dalam rangka liburan dan menyambut tahun baru 2012 lalu, ketiga anggota BMW Edan Club memutuskan harus naik Vespa!

DSC09661Buat teman-teman saya tidak masalah, sebab mereka yang memang baru keranjingan Vespa itu punya Vespa. Nah saya kan tidak punya.. Jadi, dengan semboyan 1 Vespa 1000 Brothersnya, teman saya bilang ke saya:” Loe mau ga jadi Brother gw? Sana beli Vespa!”

Berhubung bingung mau beli Vespa apa, cobalah berbagai Vespa. Saya sih naksir dengan Vespa S90 teman saya, sebab ukurannya yang kecil, lincah dan ringan plus tenaga cukuplah, sesuai dengan selera. SAYANGNYA, harganya tidak sesuai di kantong, yoi, sudah masuk belasan juta di tahun 2011 itu. Pada suatu saat, jatuhlah Vespa Excel ke tangan saya.  Secara bentuk, ini Vespa paling jelek yang saya lihat. Namun, beberapa faktor mengubah pendirian saya:

1. Powernya mantabs…

2. Handling lumayan..

3. Usia relatif belum terlalu tua, lumayan buat ngirit biaya ganti-ganti komponen

4. Lumayan nyaman dan rem relatif agak pakem..

5. Harganya masih terjangkau…(apalagi yang starter elektriknya nihil alias is gone…)

DSC09686Jadilah di Desember 2011 itu saya keluyuran di dunia maya mencari mangsa… Dan dapatlah juga akhirnya dengan harus menggelinding rolling thunder (asli jalan malem2 dan kena gerimis plus petir-petir dikit) ke luar Jakarta sedikit… Berpindah tanganlah si Excel berwarna aneh ini hihihi..

Asik memang tarikannya… itu kesan saat membawa doi pulang ke rumah keluarga Sesat. Yes, akhirnya punya juga Vespa demi menuhin target tema touring harus pakai Vespa. Dan tak lama pun doi saya beru nama: Excel Rose, maklum, saya fans beratnya Gun n Roses xixixi…….. Tak ada Axl Rose, Excel Rose would be fine…

Dan supaya siap touring lumayan jauh, si Excel Rose pun dibawa ke dukun Vespa…Ntar aja deh ceritanya ya… Intinya, di penghujung tahun 2011 itu pun akhirnya kami …

BATAL BERANGKAT GGGGRRRRRRRRHHHHH>…………?>$%&<$%@&<%>$%<&

Gara-gara teman saya harus mematuhi kata Bu Jendral alias pacarnya! WKWKWKWKW…. Ya, begitulah kisah hadirnya Excel Rose di rumah keluarga Sesat..

Iklan