0402813_jpg_2063270

Pemirsa…….. akhir tahun banyak orang-orang dengan kemampuan meramal / membual kebanjiran job untuk meramalkan apa yang akan terjadi di tahun depan. Demikian juga Blog Sesat akan mencoba memberikan sedikit ramalan akan apa yang terjadi di 2013 mendatang. Tenang saja, membatja ramalan Blog Sesat tidak akan menghilangkan amal kebajikan ente-ente sekalian selama 40 hari kedepan…

Dua pihak yang bercerai, Ducati dan Rossi, pasti ingin menyusun hidup mereka kembali yang agak berantakan. Yang banyak dinanti-nanti tentu performa Rossi di Yamaha. Prediksi akan sanggupkah doi bersaing dan jadi juara dunia lagi, ramai jadi bahan diskusi (baca:ramalan-red). Banyak yang menakutkan rivalitas Rossi-Lorenzo terulang, tetapi banyak juga yang memprediksi, ini alah bagus untuk Yamaha. Yup, dengan dua rider bersaing ketat dalam satu tim, kemampuan motor dan mekanik tentu lebih terjelajahi dengan mendetail dan dipastikan menembus ekspektasi. Rossi diharapkan mengulangi apa yang pernah terjadi pada Gibernau. Ingat tahun pertama Gibernau pindah lagi ke Honda dan naik RC211V? Terlepas dari semangat akibat kehilangan tema matenya, Daijiro Katoh, Gibernau seakan menjadi pembalap yang buas, sebab kemampuan sebenarnya selama ini terbungkam dan dipaksa meningkat oleh Suzi GSV-R yang saat itu sudah 4 tak 990 cc, tapi performa masih serasa 500 cc 2 tak lebih dikiiit…Nah, bisakah Rossi seperti itu?

Lorenzo sendiri menganggap Rossi pembalap yang komplet dan mengaggap kembalinya Rossi menguntungkan Yamaha. Ia merasa terpacu dan semangat untuk tampil baik. (atau jangan2 dendam lama yang ingin dibalaskan nih.. yup, mengalahkan Rossi di motor yang sama tentu menjadi pembuktian Lorenzo, bahwa dirinya kini memang lebih baik dari Rossi). Giacomo Agostini yang juga orang Italia malah melihat calon Juara Dunia 2013 ada di Lorenzo. Menurutnya, Rossi paling mewarnai podium dan mencuri sesekali kemenangan. Lawan terberat justru Pedrosa, kalau Pedrosa bawa motornya layaknya di akhir-akhir musim 2012 ini.

Bagaimana dengan Ducati? Wah…ini pabrikan memang dalam posisi yang tidak menguntungkan. Melihat line up pembalapnya, tampaknya Ducati harus berharap, mukjizat layaknya Stoner terjadi lagi! Mereka harus punya pembalap yang gila dan bisa menaklukkan Desmosedici. Dovisiozo??? Sepertinya doi bukan pembalap begitu… Ducati hanya punya harapan di Spies dan Ianone.

Bagaimana dengan Desmosedici? Wah, gelap tuh…Kabarnya sih, Ducati sepertinya berusaha membangun sendiri motor ini. Suter yang ahli membuat rangka dan badan motor baru-baru ini menampik kabar, bahwa Suter dan Ducati bekerjasama membangun Desmosedici. Doi membantah, Suter ditugaskan membangun rangka Desmosedici. Desmosedici sendiri tampaknya memang belum banyak diutak-atik, sebab manajemen Ducati baru-baru inilah yang sibuk diotak-atik. Menurut Suter, kemungkinan kerjasama Suter dan Ducati itu ada. Apalagi Bernhard Gobmeier akan memimpin divisi racing Ducati di 2013 nanti. Suter yang pernah bekerjasama membangun rangka BMW bersama Gobmeier menyambut positif posisi Gobmeier tahun depan, sebab dengan kerjasama yang pernah terjalin sebelumnya dengan Gobmeier, bisa jadi mereka akan kerjasama lagi. Pastinya, kalau Ducati gagal maning tahun ini, wah… bisa-bisa lesu darah dan mengikuti jejak Suzuki…