You are currently browsing the monthly archive for Desember 2012.

Sekarang kita kenalan dengan penerus BMW R 25/3, yakni BMW R26. Motor yang diproduksi tahun 1955/956-1960 ini secara sepintas masih banyak mempertahankan desain pendahulunya, sehingga bagi orang-orang yang awam dengan BMW, sering menganggap sama-sama saja. Perbedaan paling mencolok tentu ada di suspensi depannya, spatbor depan, suspensi belakang, tanki dan lampu rem belakang. Yang sulit justru melihat perbedaan R26 dan R27.

Sebagai penerus R 25 yang bertenaga 12 PS, R26 dibekali power lebih. Lumayan, doi memiliki tenaga maksimum 15 PS @6400 rpmĀ dengan kapasitas yang masih sama-sama 250 cc, tepatnya 247 cc.

Soal top speed, lumayan juga, tembus 128 Km/jam (90 Km/jam dengan sespan). Berbeda rasanya dengan naik R25, R26 tentu sudah minim getaran dan terasa beda nyamannya. Jadi, untuk touring jauh, R26 termasuk nyaman, apalagi konsumsi bensinnya lumayan irit. hanya butuh 3,9 liter bensin untuk menempuh 100 Km. Artinya, dengan kapasitas tanki 15 liter, doi oke saja tidak ketemu pom bensin hingga lebih dari 300 Km.

Motor yang berbobot kosong 158 Kg ini diproduksi sebanyak 30.236 unit. Rata-rata memang warnanya layaknya warna BMW klassik yang berwarna hitam dan stripping putih. Sebenarnya ada juga lho yang dipasarkan berwarna merah, biru dan putih, bahkan katanya sih ada yang duo-tone (belum pernah lihat nih…)

R26 juga beredar untuk kalangan angkatan bersenjata dengan warna khas Bundeswehr tentunya. Palang merah pun juga kebagian, warnanya creme. Sedangkan di kepolisian warnanya hijau ala polisi Jerman. Di kepolisian, R26 banyak dijadikan motor untuk latihan belajar naik motor hihihi… Belasan ribu tentara Jerman dikabarkan mendapatkan pelajaran pertamanya mengendarai roda dua di atas R26 dan R27.

Bagaimana dengan saya? R26 adalah motor BMW dan klassik kedua yang pernah saya coba, pinjem punya teman. Sayang itu motor sudah pindah tangan dan tak bisa dipinjam lagi oleh saya. Soalnya Desta Club 80’es bukan teman saya wkwkwk….

tersesat muter-muter

  • 2.481.082 x 1000 rpm

Waspadalah! Mungkin saya menyesatkan Anda....

Telah Menyesatkan

hmmm

Follow Motorklassikku on WordPress.com