Lanjut cerita soal si Excel Rose…

Di akhir 2011 lalu, Excel Rose pun saya persiapkan untuk touring ke Bromo bersama BMW Edan Club. Excel Rose pon digelandang ke bengkel Vespa yang lumayan tenar di Jakarta Selatan, maklum, langganan ikutan balap Vespa dan langganan podium.

Niat yang tadinya hanya ingin servis dan rapih-rapihin kaki dan kelistrikan ternyata berubah. Motor didiagnosis harus turun mesin. Dan akhirnya si Excel Rose pun harus naik meja operasi dan diopname beberapa hari.

Tak tahan karena napsu sembalap saya dan rasa ingin tahu saya pada kemampuan mesin menggelora, Excel rose pun sekalian ditingkatkan performa mesinnya. Lubang-lubang itunya..ya itunya deh… diperbesar, laher-laher pun pakai yang lebih bagus dari standard. Piston pun dilengserkan oleh piston RX-King yang memang terasa lebih ringan. Singkat kata, semua biaya turun mesin, ganti laher mesin, kaki-kaki, listrik, aki dan sebagainya menghabiskan 2,2 juta rupiah..eh, touringnya batal…njleb…….

Dalam perjalanan waktu, si Excel Rose pun kena pimp my ride hihihi..maklum, ga tahan liat motor jelek, apalagi memang warnanya tidak sesuai STNK. Excel Rose pun kena cat supaya sesuai STNK. Selain itu, perintilan seperti kulit jok, spoiler, emblem dan sebagainya pun dicarikan. Supaya aman, ban balap  botaknyapun dilengserkan. Tadinya kesengsem sama kembangan Swallow yang racing abis… tapi teringat kekecewaan pada performa Swallow di Smash, akhirnya pilihan jatuh ke IRC saja, toh harganya selevel. Sialnya, niat beli perintilan keterusan sampai beli Velg alumunium… Ya, ga papa juga sih, kan anti karat dan velg bawaannya memang sudah kurang baik. Terakhir, Si Excel Rose pun dicangkoki elektrik starter hehehe.. Maklum, bawaannya raib entah kemana. Lumayan juga komponen yang satu ini, secondnya berkisar 600-800 ribu rupiah (yang berkondisi baik ya…).

Sekitar 2 bulanan membangun, hasilnya WOOOOOOOOOWWWWWWW AMAIZIIIIIIINGGGGG, tepat pemilihan catnya, Excel Rose pun lumayan menggairahkan. Warna abu-abu tua metalicnya cocok dengan bodynya yang kaku, bahkan dengan headlampnya yang awalnya nggak banget itu!

Tapi inget-inget dana yang dikeluarkan: Rp 10 jutaan untuk bahan mentah, tune up mesin, kelistrikan dan kaki-kaki, ngecat, beli perintilan dan velg+ban baru, elektrik starter dan balik nama+STNK. Wadow..kalau dijual sekarang rugi bandar jatuhnya… Ya, tapi masih jauh lebih ekonomis dibandingkan beli New PX yang hampir 60 juta itu kan (menghiburdiri.de). Nah, ini dia si Excel Rose sekarang, lumayan siap manggung lah…

DSC09801

DSC09803DSC09802

Iklan