DSC09809Suatu hari di Januari tahun lalu, saya tersesat ke Denpasar. Enaknya, penginapan gratis karena dapat tumpangan, tidak enaknya, lokasi lumayan jauh dari pusat kota. Untung saja dapat pinjaman satu unit Yamaha Jupiter dari penjaga rumah. Yup, Yamaha Jupiter yang belum ada embel-embel Znya ini bisa saya pakai 2 hari untuk menjelajah Denpasar.

Kesan pertama: wow, dibandingkan Smash, jelas bodi-bodinya mulus, kualitas kaca spidometer pun jauh lebih baik, masih layaknya motor baru! Padahal secara usia rasanya tak beda jauh.

DSC09810Kesannya dibandingkan Smash: posisi duduk lebih sporty, langsung merasa akrab dengan motor, beda dengan Smash yang rasanya di awal agak canggung.

Akselerasi awal pun Jupiter lebih mantabs, tenaga mengisi dari bawah, hanya saja, putaran atas kalah dengan Smash. Konsumsi bensin juga lumayan irit, tapi entah mana yang lebih irit. Enaknya, suara mesin lumayan halus, Smash terasa lebih kasar bunyinya. Suspensi juga lebih mantebs Jupiter, lebih awet sepertinya, sebab si Smash sebenarnya cukup mengejutkan kemampuan redamannya, bahkan saat menikung, tetapi daya tahannya itu yang menurut saya parah. Belum satu tahun, Smash sudah lumayan mental-mentul di sisi belakang. Tidak cocok juga ya sebenarnya membandingkan kedua motor, sebab Smash memang motor yang secara harga memang masih di bawah Jupiter…