DSC09977Membuat tampilan bermotor dengan cara cepat dan modal cekak adalah dengan menggunakan sticker.

Biar tampil beda, cutting sticker atau memesan sticker tentu jadi pilihan. Sayangnya, tidak semua tempat mau melayani pembuatan sticker eceran, minimal 10 lah, 20 lah…pusing deh… Namun, bisa dimaklumi, sebab jika tidak, mereka bisa-bisa tidak balik modal. Ingat, tukang cutting sticker bukan yayasan sosial!

DSC09975

Saya sendiri juga terkadang pusing kalau ditolak sana-sini. Maklum, maunya ketengan hihihi.. Akhirnya, mau-tak mau harus kreatif.

Buat Bro yang jago otak-atik gambar di computer dan mencetak sticker sendiri tentu tak ambil pusing, beda dengan saya yang super gaptek ini. Namun, semangat 45 tak padam karena keterbatasan. Berpegang pada keyakinan keterampilan gunting-menggunting kertas lipat di TK dulu, saya beranikan diri beli kertas sticker scotlight di tukang cutting sticker. Murah Bro, setengah meter (50cm x 40 cm) hanya 8000 rupiah. Bahkan abangnya bilang, beli 1000 aja juga boleh hihihi…

Bermodal gunting dan hasil print, saya pun mulai membentuk huruf-huruf yang diinginkan. Bisa dicetak dulu dengan ballpoint, atau yang paling aman dengan menggunting kertas hasil print dan menempelkannya di bagian belakang kertas sticker.

DSC09983Nah, setelah itu kertas sticker digunting mengikuti pola kertas print yang sudah digunting. Sesudah itu ya tinggal tempel di bagian yang ingin dirias, tentunya dibersihkan dulu permukaan body motornya.

Hasilnya lumayan bikin ane cekakak-cekikik… Cuma menghabiskan 4cm x 40 cm (untuk membuat 3 sticker tulisan R6) alias Rp. 500 dan total 1 jam kerja, odong-odong bisa tampil sedikit lebih hidup hihi… Terima kasih Bu guru TK……..

Iklan