cb 750

Nyaris sebulan tak bersua Bro… Maklum, sibuk jadi ojek payung…

Sekarang kita mau kenalan dengan motor retro modern Honda yakni Honda CB 1100. Kok baru sekarang? Ya, motornya memang sudah meluncur duluan di Jepang dan Australia sejak 2010, tetapi di Eropa, dalam hal ini Jerman, baru tahun ini.

Kalau sebatas cari data aja sih gampang, jadi ane tidak mendetail ke situ, tetapi lebih menampilkan sisi lain dan foto-foto cantik yang bisa Ente sambangi sendiri di http://www.motorradonline.de

Btw, yang mau cerita detail atau mengingat lagi tentang si CB 750 four yang menggegerkan jagad permotoran dunia di tahun 1969, silahkan main lagi ke sini nih:

https://motorklassikku.wordpress.com/2008/11/01/the-first-superbike-cb-750/

cb11002

CB 1100 lahir untuk memenuhi hasrat bikers yang mencintai gaya klassik dan sudah dewasa. Di kalangan ini, sudah nomor kesekian tuh yang namanya top speed atau kecanggihan elektronik ini itu yang hadir akibat tenaga motor yang sudah nyaris diluar kontrol bikers harian, bahkan pembalap sekalipun.

Di Eropa sono, memang trend Japanese Big Bike lagi in! Di Indonesia juga mulai lho… Namun, masih banyak juga yang belum terlalu ngeh! Nah, mumpung masih banyak yang harganya miring, coba deh mulai tengak-tengok motor besar Jepang 80an. Usahakan yang bersurat, sebab selain tidak was-was, harganya juga lumayan mengikuti inflasi kok. Ini tak lepas juga dari kehadiran Ninja 250 di pasaran. Akibat Ninja yang terlalu pasaran, bikers yang ingin tampil beda pun mencari alternatif lain yang harganya selevel, tapi gengsinya lebih tinggi. Nah, diliriklah motor-motor 80an 4 silinder. Akibat tingginya permintaan, motor-motor bersurat 4 silinder yang 3 tahun lalu masih banyak yang 30 jutaan sekarang harganya sudah melonjak, bahkan bisa dibilang 2 kali lipat.

cb7501

Kembali ke CB 1100. Nah, di atas adalah foto speedometer doi yang memang sederhana, tidak keluar dari konsepnya sebagai classic big bike. Tak heran, orientasinya memang CB 750 Four. Silahkan bandingkan dengan foto speedometer CB 750 Four 1969 di bawah ini:

cb7502

Kenapa Bro? Mirip speedometer CB 200 ya? hihihi…. Sayang harganya sama sekali ga ada mirip-miripnya…

Memang, meskipun beda 45 tahun dari idolanya, CB 1100 berusaha tak banyak beda dari CB 750. Tak ayal banyak yang langsung jatuh cinta ketika pertama kali melihat CB 1100, sebab memang mirip…walaupun ga mirip-mirip banget. Namun, disinilah ditawarkan motor yang beda dengan mainstream! Motor yang klassik, handal, dengan teknologi yang handal, bandel, lumayan up to date, tetapi tidak berlebihan.

Nah, apakah si CB 750 dipastikan tertinggal di segala aspek oleh CB 1100?

cb 1100

Eitssss belum tentu…

Kita lihat tenaganya dulu: CB 750 1969 bertenaga 67 PS, sedangkan CB 1100 bertenaga 79 PS. Wah, kalah dong tenaganya???

Tunggu dulu.. kalau dilihat dari kapasitas, CB 750 jika kapasitasnya 1000 cc, tenaganya 90 PS. Nah, CB 1100 yang 1100 cc saja cuma 79 PS! Artinya, dengan cc yang sama, tenaga yang dikeluarkan CB 750 lebih besar. Namun, disinilah memang konsep yang ditawarkan: longlasting! Mesin CB 1100 dijamin berumur panjang, maklum, tak dipaksa bekerja keras, jadi dipastikan bikers tak perlu mikirin ribet-ribet umur mesin.

Bagaimana akselerasinya? Tebak sendiri ya hihihi… Yang pasti top speed sih tinggian CB 750! Kok bisa?????????!!!!!!!!

Maklum, CB 750 kan bisa menggapai 200 Km/ jam, sedangkan CB 1100 dikebiri kemampuannya sehingga top speed doi mentok di 180 Km/jam saja! Masih bisa dibalap Ninja 250 tune up tuh top speednya…

Di soal konsumsi bensin, CB 750 pastinya tekuk lutut, maklum, masih karburator! Untuk 100 Km, doi minta negak 10 liter bensin, sedangkan CB 1100 cuma minta jatah setengahnya! Dengan 10 liter bensin, doi bisa menempuh 200 Km, adem tuh di kantong…

cb 7504

Bagaimana dengan handlingnya? Ternyata CB 1100 lebih santai Bro, lebih tegak dengan setang lebih menjulur ke rider dan posisinya lebih tinggi. Kaki pun tidak terlalu tertekuk saat mengendarainya, beda dengan CB 750 yang lebih rendah dan lebih jauh untuk menjangkau setangnya. Maklum lah, zamannya doi keluar kan doi motor umum tercepat! JAdi, nunduk dikit wajib tuh.

Sisi lain dimana CB 750 tertinggal adalah pengereman. Kalau mengambil titik pengereman yang sama dengan CB 1100, CB 750 dijamin masuk gravel (kalau di sirkuit)/ masuk jurang (kalau di pegunungan). Meskipun kalah soal pengereman, tetapi soal handling tidak terlalu. Maklum, CB 750 dan CB 1100 bukan motor balap, jadi di sisi ini, tak perlu banyak pengembangan yang tak tepat sasaran.

Bagaimana soal gaya??????? Wah lihat sendiri deh gambar di bawah! CB 750 gen awal memang ganteng… dan pastinya harganya naik terus, sedangkan CB 1100 second dipastikan turun perlahan dulu..

cb 7503

Iklan