DSC00424Kali ini yang kebetulan ditest ride oleh Blog Sesat adalah sebuah Suzuki GT 185, kalau tidak salah keluaran tahun 1975/1976.

Kesan pertama lumayan mengejutkan. Sosok di foto tidak terlalu fotogenik dibandingkan penampilan aslinya. Namun, yang lebih mengejutkan lagi adalah ukurannya. Dulu, saya pikir Honda CB 200 besar, eh ternyata lumayan kecil dan lincah. Dengan memori manis dari CB 200, saya pikir GT 185 serupa dengan CB 200 secara ukuran, sebab secara tahun, bentuk dan kapasitas, kedua motor ini banyak kemiripan.

DSC00425

Ternyata GT 185 berukuran besar! Bahkan kalau dinaiki, rasanya sedikit lebih tinggi dari Honda Tiger. Naik GT 185 serasa naik motor semi trail.

Bobotnya yang 131 KG on the road sebenarnya tak terlalu berat, tetapi entah kenapa, Tiger rasanya masih lebih ringan..rasanya lho…faktanya sih tidak! Jika CB 200 yang saya kira berat, ternyata enteng untuk didorong-dorong dan diparkir, GT 185 yang saya kira seenteng CB 200 ternyata malah terasa lebih berat dari Tiger.

DSC00426

Oke, selah…langsung joss…maklum, baru diservis, kebetulan orang bengkel Vespa teman saya ternyata dulunya punya GT 185 juga. Doi bilang, ini motor yahud..bahkan doi buka peci dan menunjukkan ada bagian djidatnya yang celong ke dalam akibat keenakan geber si GT dan kecelakaan.

Yang mantebs sebenarnya saat diselah, berat-berat gimana gitu, sedangkan ketika sudah nyala, tak menawarkan sensasi layaknya motor 4 tak twin… 2 tak twin dan singel bunyinya beda tipis…

Saya pun jajal motor keluaran 1973-1978 ini. Kesan berat langsung hilang ketika motor digas dan mulai berjalan. Riding position tinggi memberi sedikit feeling ala BMW GS hihihi…

Bagaimana tenaga motor 2 silinder 184 cc ini? Kata teman saya sih di spek 21 PS! Wooow.. lumayan banget tuh… Tapi di web Jerman, motor ini hanya  16,6 PS @ 8000 rpm. Hmmm mungkin versi yang masuk ke Eropa/Jerman beda karena regulasi ya..

Di web Jerman, motor ini dikatakan punya top speed 127 Km/jam. Wah, artinya sepantaran sama Tiger standard. Yang mencengangkan saat mengetest motor ini adalah perpindahan giginya yang asli enteng banget dicongkelnya. Wow! Tiger, GL 100, R6, semuanya putus. Rasanya, dengan kelingking tangan kiri pun sanggup untuk mecongkel gigi GT 185 yang punya 5 tingkat percepatan ini.

DSC00430

Saya pun sempat menggeber motor ini sekitar 200 meteran.  Ada sensasi tersendiri… secara torsi, biasa saja memang..tak ada sensasi jambakan setan. Namun, anehnya, ini motor tau-tau kencang…Ya, mungkin seperti naik matic cc besar. Yang bikin kagok adalah, karakter mesin 2 tak yang memang tak ada engine brakenya! Nayris nyelonong dibuatnya. Untung rem depannya yang cakram lumayan mumpuni! Di Web Jerman bahkan dikatakan, rem depan GT 185 termasuk di atas rata-rata. Dan saya percaya karena merasakannya sendiri! Gilanya, ini motor 70an, tapi peranti rem originalnya masih bekerja handal!

Bagaimana soal asap??? Ya, namanya 2 tak! Tapi, dengan teknologi oli sekrang dan kondisi mesin yang prima, tak lebih banyak dari RX-King kok…BEdanya, tampilan GT 185 lebih klassik dan terbukti banyak dilirik….

Bagaimana harganya? Ya, namanya motor klassik, untung-untungan. Namun, dengan dana 10 juta, sampeyan saat ini sudah boleh pede kok untuk cari-cari Suzuki GT 185 kondisi hidup, bersurat dan lumayan original!

Iklan