Technik_Ansaugtrakt_050.jpg.2407134Menaikkan power mesin menjadi tantangan menahun yang harus dijawab produsen motor atau tim balap. Salah satu cara menaikkan power motor adalah dengan memaksimalkan aliran udara yang masuk ke airbox!

Seberapa besar peranan udara (baca: oksigen) bagi motor? Sangat besar tentunya, bahkan untuk motor mesin konvensional, tanpa udara ya tak akan hidup.

Prinsipnya, semakin tinggi tekanan udara, semakin  besar kemampuannya menaikkan power motor. Tak heran, produsen semakin memaksimalkan corong udara, terutama tentunya di motor balap. Kalau dulu corong udara diletakkan di kiri/kanan depan fairing, kini bisa Bro lihat, semua meletakkan corong udara di bagian terdepan motor di bagian tengah.

Kenapa? Sebab di bagian itulah letak tekanan udara yang paling tinggi ketika si motor dipacu dan si fairing bertugas membelah angin! Tak percaya???? Lihat saja superbike keluaran terbaru macam ZX-10R dan S1000RR! Kalau belum percaya, sampeyan hampir tiap weekend nonton motoGP kan??? Nah, lihat sendiri deh..

Seberapa besar sih power yang didapat dengan peletakkan air intake yang maksimal? Ini nih rumusnya:

 Nach den echten Messwerten einer Werks-MotoGP-Maschine erreicht ein gutes Staudrucksystem bei rund 300 km/h eine Erhöhung des „Ladedrucks“ von lediglich 25 Millibar (das entspricht 0,025 bar). Als Faustformel gilt: Pro zehn Millibar erhöht sich die Motorleistung um rund ein Prozent. Im Fall der 1000er-MotoGP-Maschinen mit rund 260 PS wären das 6,5 PS. 

Ansaugtrakt.2412760.jpg.2412790Bingung? Begini saja, pada intinya, di kecepatan 300 Km/jam, sistem air intake yang baik menaikkan tekanan udara sebesar 25 millibar (0,025 bar). Rumus umumnya, kenaikkan setiap 10 Millibar, power mesin naik 1%. Artinya, di mesin MotoGP 1000 cc dengan tenaga 260 PS, jika sistem air intakenya cukup baik, motor dapat mengeluarkan power tambahan sebesar 6,5 PS. Lumayan toh buat nguber di straight hihihi…

Btw, menjawab pertanyaan di judul, mudah saja sebenarnya…

Biasanya, kandungan oksigen di udara itu 21%, nah oksigen inilah yang dibutuhkan untuk pembakaran. Di dalam udara yang panas maupun yang dingin, kadar oksigen sama-sama 21%. Namun, udara yang panas memilki volume yang lebih besar, artinya, kandungan oksigen dalam 1 liter udara panas tidak akan sebanyak kandungan oksigen dalam 1 liter udara yang dingin!

Makanya, beberapa tuner motor superbike memberi bahan anti panas tambahan sebagai sekat, agar panas mesin tak merambat ke airbox! Masih ingat kasus Desmosedici yang akhirnya memakai rangka alumunium? Nah, kerugian yang harus mereka tanggung adalah turunnya power akibat rangka alumunium lebih menghantarkan panas dibandingkan rangka berbahan carbon komposit! Udara yang masuk lebih panas akibat penggunaan material alumunium!

Bagi kita-kita, tak heran kan, kenapa kalau malam hari rasanya power motor agak nambah dikit…….

About these ads