Di indonesia katanya bibit balap banyak, cuma duit dan fasilitasnya yang kurang. Disayangkan memang, terlebih kesannya roda dua hanyalah olahraga yang dianggap negatif (gara-gara banyak balap liar dan perilaku 4l4y) dan berstatus seperti anak tiri.

Kalau sudah begini, jangan banyak harap dari pemerintah. Para penggemar roda dua harus siap rogoh dompet sendiri. Nah, kira-kira, berapa sih biaya kalau mau turun balap di MotoGP? (Kalau bisa MotoGP, nagapain Moto2 dan Moto3 toh hihii).

Dulu memang extra mahal, setahunnya butuh dana 3 juta Euro per pembalap. Berkat CRT, dana bisa jauh ditekan, hampir sepertiganya! Tahun depan, bahkan bisa lebih murah lagi dibandingkan tahun ini yang katanya sudah jadi sekitar 1,2 juta Euro per pembalap (diluar gaji pembalap dan tim lho…).

Honda_RCV_1000_Stand.jpg.2290347

Berikut ini biaya untuk membuat 2 motor CRT untuk seorang pembalap.

rangka:  41.000 Euro

lengan ayun:  19.000 Euro

chassis support:  23.000 Euro

cakram depan karbon:  57.000Euro

kaliper rem depan:  9.500 Euro

rem belakang:  4.500 Euro

suspensi USD:  20.000 Euro

monoshock: 6.000 Euro

elektronik dan sensor: 17.500 Euro

fairing dan pengecatan: 9.500 Euro

knalpot: 3500 Euro

foot step dan setang: 4000 Euro

biaya perakitan motor: 35.000 Euro

perintilan: 20.000 Euro

mesin dan overhaul: 250.000 Euro

ECU dari Dorna: gratis

Total: 520.000 Euro

 Nah kalau mau lebih kompetitif, bisa lihat paket yang ditawarkan Honda. RC 213V untuk privateer bisa dieroleh sehraga 1 juta Euro, bedanya dengan punya tim pabrikan adalah di klepnya yang masih konvensional dan gear boxnya yang belum seamless. Paket ini dirasa paling menjanjikan, sebab, bahan bakar pun diperbolehkan hingga 24 liter (pabrikan hanya boleh 20 liter). Nakamoto menjelaskan, RC 213V ini tak butuh sebenarnya 24 liter, dengan 22 liter saja sudah dijamin joss….

Bagaimana dengan Yamaha? Jangan lupa, Yamaha hanya menawarkan mesin M1 yang sama plek dengan pabrikan (CMIIW). Biaya membangun motor privat bermesin M1 sekitar 1,1 juta Euro. Jadi, hitung-hitungannya sama dengan motor CRT, tetapi biaya mesinnya bukan 250.000 Euro, melainkan 800.000 Euro.

Jadi, Honda menawarkan paket lengkap 1 juta Euro, sedangkan Yamaha hanya menyewakan mesin dengan nilai sewa 800.000 Euro per musim. Nah, kalau mau mesin bermotor M1 siap geber, ya jatuhnya 1,1 juta Euro itu. Meskipun lebih mahal, disinyalir mesin M1 masih lebih powerful dibandingkan RC 213V untuk tim privat.

Hayoo…pilih mana????????

Iklan