Maraknya motor 250 cc di tanah air membuat saya pasang mata di dunia luna lalay untuk mencari motor terfavorit.

Berhubung saya pencinta balap, kalau kita pakai kriteria balap, pemenangnya tentu ada dua saat ini, Ninja 250 RR Mono dan Yamaha R25. Memang RR Mono tak lebih besar powernya dibandingkan Ninja 250 FI, tetapi dengan karakter mesin bertorsi besar dan bobot singset, RR Mono memang menggiurkan. Apalagi ukurannya paling kecil dibandingkan motor sekelasnya.. maklum, ane sudah melewati fase melihat motor sebatas ukuran.

Untuk melihat keunggulan di track, sebenarnya sudah bisa diteropong dari spek dan klaim power pabrikan. Yamaha R 25 yang saya pikir akan mudah melibas semua lawannya ternyata tak semudah itu juga, apalagi kalau jadi pilihan motor harian. Berikut data yang saya kutip dari http://www.motorplus-online.com:

 

komparas2i-20140605Akselerasi:

RR Mono: 0-100 Km/jam = 5,53 detik

New CBR 250 R: 0-100 km/jam= 6,32 detik

R25: 0-100 km/jam=7,1 detik

 

Drag 201 meter:

RR Mono= 8 detik

New CBR 250 R = 9,72 detik

R25 =10,16 detik (kalau di motor.otomotifnet.com dapat 9,7 detik)

 

Untuk top speed, R25 boleh berbangga diri, tetapi untuk lalu lintas normal, akan terlalu memaksakan. Naik R25 lebih enak menikmati suaranya, auranya lebih moge, tetapi tidak untuk panas-panasan dengan RR Mono dan New CBR 250 R. Flying start jelas hal yang dibutuhkan R25, sebab kalau dari keadaan diam, berabe … lumayan tuh ketinggalan 1 detik (kalau menurut data ini lho-red).

RR Mono juga dikatakan paling irit bahan bakar, bahkan sedikit lebih irit dari New CBR 250 RR yang masih bisa 1:30an lebih dikit (1: 26,7 menurut otomotifnet), lumayan lebih irit dari R25 yang katanya 1liter untuk tempuh 22,7 Km (menurut otomotifnet).. Mungkin minusnya adalah tampangnya yang paling tidak “wah” dibandingkan kompetitornya. Sisi minus lainnya adalah riding positionnya yang terlalu sporty… Kalo rute macet-macetan, wah menderita aja dan sia-sia…

Untuk turun ke sirkuit pun sebenarnya masih dipertanyakan sengatannya. Tidak heran sih, sebab ini mesin pengembangan KLX 250 yang memang motor garuk tanah. Napasnya terbilang pendek dibandingkan dua pesaingnya dan entah seberapa besar potensi mesin ini masih bisa digali untuk balap, terutama kelas Free for all.

Kita lihat saja nanti…

*ane sih liat saja, beli nggak hihihi………

Iklan