Picture (3)-1

Pertanyaan yang gampang-gampang susah untuk dijawab bukan?

Yang sepertinya paling banyak ditiru bisa dibilang Honda CB100, itu menurut penelitian lapangan BloG Sesat yang menggunakan studi kasus, observasi dan interview yang seperti biasa pertanggungjawabannya tak berlaku di dunia dan akherat.

Kenapa CB 100? Mudah saja, tampangnya manis, kecil, dan harga untuk mewujudkan motor ala CB 100 itu terhitung murah.

Bahan yang digunakan biasanya Honda GL100 pun terhitung mudah didapat dan murah. Untuk nguber tampang CB 100 tinggal beli tanki, dop kiri-kanan, jok, lampu-lampu, spatbor depan dan belakang. Dengan barang-barang replika, semua itu bisa didapat kurang dari 1,2 juta rupiah. Kalau mau lebih mirip lagi, ganti sekalian knalpot dan spidometernya. Knalpot CB 100 KW juga murah Bro, di tempat langganan ane sih hanya 150 ribu!

Picture (4)-2

NAh, kalau modalnya lebih gede, biasanya model yang diuber adalah Honda Dream macam CP77. Honda Dream banyak wira-wiri di jalanan, tentu replikanya heheh… Kalo korban CB 100 rata-rata GL 100, maka korban yang dijadikan Dream rata-rata Honda Tiger.

Wajar sebenarnya fenomena ini, sebab secara harga memang lebih tinggi. Untuk membuat motor jadi bertampang Dream, dana yang keluar perlu lebih banyak. Yang paling makan banyak dana tentunya tanki yang memang lebih mahal dari model CB100. Model Dream ane tanya di Lenteng Agung dibanderol 600 ribu rupiah.

Kalau yang modif mau lebih maksimal lagi, tentu bisa juga ganti head tigernya dengan yang model twinport. Ya modal 1 juta lagi lah plus knalpot dan ongkos pasang, ya total-toal 1,5 juta, Dream KW akan bertampang ala motor twin pararel.

NAh, di urutan ketiga yang suka dicopy tentu BMW R25.

Kenapa tak banyak yang mau membuat replika R25? Mudah saja, sebab bakal banyak keluar dana paling banyak! MAklum, komponennya hampir tak ada yang bold on! Kalau mau bikin tentu mahal! Kalau mau beli yang KW BMW (BAndungische Motorenwerke) juga lumayan mahal Lho…. Kalau Knalpot CB 100 KW bisa ane beli 150 ribu, knalpot motor model R 25 produksi Paris van Java harganya hampir 10 kali lebih mahal hihihi….

Jadi kesimpulannya, selain harus manis, motor yang layak dicopy juga harus ekonomis untuk dijiplak.

Oliver Kahn Elvi Sukaesih…

Sekian dan terima kasih….

Iklan