Di Museum Angkut, ada banyak motor dengan nilai historis dan daya pikat level dewa. Kalau sampeyan coba-coba mau beli, manusia yang setengah dewa juga mikir-mikir lagi. Namun, kalau memang paham motor klassik, ya sudah bagus kalau itu motor ada, utuh, dan ikhlas dijual…

Ada satu sosok yang begitu pertama melihatnya gimana gitu… Kalau orang Jerman bilang: Es war Liebe auf den ersten Blick aka cinta pada pandangan pertama! Ini dia sosoknya:

20141124_125343

Hayo, tebak yang mana… Bingung kan karena semua manis, gurih, gagah, dan mampu membangkitkan memori dan membuat kita seolah melompati dimensi waktu.

Kalau dari judul artikel ini tentu sudah tahu, yakni MV Agusta Pullman 125. Saya yakin sebagian besar baru dengar sekarang motor produksi Meccanica Verghera ini. Dan kalau disuruh cari pasti bingung, sebab sosoknya jelas beda bingits keleus dengan motor-motor MV terbitan terkini.

Kesamaannya sifatnya abstrak: cantik dan eksotis! Oke nih dia nih:

20141124_125415

Kaaan…unyu kan… Motor ini beda dengan MV sekarang yang sudah menganut mesin 4 Tempo (Italiano) alias 4 Takt (Deutsch) alias 4 tak (Bahasa Indonesia). Doi masih bermesin 2 tak dengan kapasitas 125 cc, tepatnya 123,5 cc.

Mesin mini ini memiliki kompresi rendah ala 2 tak, hanya 6:1. Mesin 1 silinder bertenaga 5 PS ini disuplai oleh karburator Dell Orto MA17, dengan 3 tingkat percepatan, doi bisa berlari hingga 75 Km/jam saja.

Pullman tampaknya dirancang untuk jarang mampir ke pom bensin, wajar, sebab saat doi brojol dari tahun 1953-1956, bisa dipastikan masih jarang pom bensin. Awalnya saya berpikir, motor lama dan kelihatan kokoh, meskipun ukurannya kecil, beratnya pasti lumayan. Eh, pas lihat spek, ternyata doi lumayan ringan, ga banyak dosa deh… Beratnya hanya 85 Kg! Wow kan… Pantas saja konsumsi bahan bakarnya 40 Km/liter! Kembali ke jarang ke pom bensin: meskipun lumayan irit dan ukurannya sebesar motor bebek, motor dengan velg besi ring 15 ini dibekali tanki berkapasitas besar, mirip Tiger lah, bisa menampung 13 liter! Hingga tutup masa produksi, MV berhasil memproduksi 27000 exemplar. Lumayan banyak lah untuk jualan di zaman itu. Wah jadi penasaran nih, ada berapa unit yang tersesat ke Indonesia. Kalau di Jerman saya rasa lumayan banyak, sebab ada clubnya. Nih, silahkan nikmati, pastinya Bro paham, kenapa ane jatuh cinta:

20141124_125408

20141124_125428

Iklan