Picture (7)

Bedanya naik Vespa dan naik motor lain adalah rasa persaudaraan yang tinggi. Gara-gara rasa ini juga, beberapa pengendara Vespa yang menyalip mengklakson, memberi lambaian tangan dan say hi… Ada juga yang ngasih peringatan: bannya goyang.. yup rada oleng..

Kalau dirasakan sih tidak berasa, Excel Rose juga sering saya pakai untuk kecepatan tinggi, tidak ada keluhan stabilitas lah..Namun, dengan seringnya peringatan itu, saya pun cukup was-was.

Saat servis tahunan (yoi…motor simpenan soalnya wkwkwk), seperti biasa, Excel Rose pun servis dan ganti oli. Tua-tua begini, olinya yang paling mahal dibandingkan motor-motor Blog Sesat lainnya, doi doang yang diumpanin Motul..mayan seliternya 90 ribu huhuhu.. Saat itu saya tanyakan, kenapa bisa goyang ban belakangnya? Ya, kalau di motor biasa bisa disebabkan karena velg, laher, bos lengan ayun atau bannya yang sudah meletot akibat usia atau menghajar lubang.

Jika di Vespa, selain ban dan velg, masih ada faktor khas yang tak ada di motor biasa. Saya cukup yakin velg dan ban aman, sebab masih baru (baru 2 tahun hehehe…). Nah, artinya tinggal faktor as roda dan teromol yang speleng. Menurut si pemilik sekaligus mekanik bengkel, itu sih normal di Vespa.. Ya sih, mengingat Excel Rose kelahiran 1987, mendekati 30 tahun Bro… Itu juga masih aman dipakai..

Akhirnya, karena sudah keluar duit 500 ribu hari itu (beli aki, oli, servis dan setting karbu dan mesin, servis kelistrikan, ganti tatakan kopling), saya tunda dulu lah.. Direkomendasikan sih ganti tromol, sebab lebih murah dan efeknya tentu pengereman sekaligus lebih pakem. Kalau ganti tromol belakang, ya siap-siap 200 ribuan. Kalau ganti as lebih mahal, bisa 300 ribuan, sebab selain materialnya, prosesnya juga repot, harus turun mesin.

Iklan