20141220_140440

Suatu hari di sebuah kantin, saya bertemu dengan seseorang yang saya kenal. Ketemu dia sih sering, tetapi kali ini dia bawa mainan baru, dia bawa drone!

Langsung semangat ngeliat mainan dia kali ini. Wah, padahal dari kejauhan saya kira itu mainan helikopter remote control. Jadi penasaran banget sama mainan ini, sebab dulu waktu SD punya tetangga yang punya mainan ini. Doi beli di Singapur.. yah, maklum lah, kan anak mayjen Polri hihihi.. sering beli mainan di toys r us, sedangkan kita anak jelata beli mainan setahun sekali huhuhu.. Singkat kata, helikopter itu tak bisa terbang.. Kami pun penasaran setengah mati.. Baling-balingnya berputar, tetapi tenaganya tak cukup untuk terbang. Kami para penonton pun kecewa, betenya luar biasa tuh yang beli hehe.. Ya, mungkin mainan awal tahun 90an begitu kali ya… Dibuat seakan-akan bisa terbang, padahal lucu-lucuan aja. Entahlah…

Kembali ke masa kini. Orang yang saya kenal itu pun saya minta mendemonstrasikan drone ini. Wah, diluar dugaan, dia bersedia..saya pun senang.. Edaaan.. diterbangin di dalam kantin hahahaha.. Ini fotonya:

IMG-20141221-WA0006

Saya cuma bisa terkesima…Dia cuma bisa dag dig dug (baru ngaku setelah dronenya mendarat hehe..). Anginnya kuenceng..beda jauh sama helikopter tetangga saya waktu kecil dulu. Drone ini pun benar-benar terlihat anteng dan mudah dikontrol. Cara terbangnya lebih mirip lebah dibandingkan helikopter.

Ketika saya tanya harganya, minat saya beli langsung sirna..12 Juta Bro… Termasuk kamera GoPro kalau tak salah. Untuk menerbangkan drone, dia pun harus dapat izin dari kepolisian RI. Ya, penting tuh, sebab benda terbang ini bisa berbahaya jika jatuh di tangan orang yang tak berkemampuan atau tak bertanggungjawab.

Di Jerman, drone pun sudah lumayan banyak dan mulai dianggap serius dan perlu diperundang-undangkan. Maklum, orang sana benar-benar peduli sama masalah keselamatan. Terlebih lagi daya beli mereka cukup tinggi, sehingga di sana drone bisa jadi mainan anak-anak yang lumrah.

Melihat hasil foto yang diberikan teman saya, wah, saya terkesima. Perspektif yang luas tentu banyak bisa membantu untuk berbagai hal, misalnya untuk daerah bencana atau pencarian di laut maupun udara. Drone dengan kamera tentu dapat menyingkat waktu pencarian dan sangat krusial untuk penyelamatan nyawa. Nah, di sisi lain, kalau digunakan dengan tidak bertanggungjawab, drone bisa membahayakan, terutama bagi dunia penerbangan. Ini contoh foto saat drone terbang di ketinggian yang sebenarnya masih kurang dari 100 meter:

IMG-20141221-WA0004

Nah, bayangkan, drone yang masih terhitung drone entry level ini bisa terbang hingga 250-300 meter! Bahaya kan kalau jatuh di tangan tak bertanggungjawab, buat ngespy.. bawa peledak atau bawa ngater narkoba misalnya wkwkw.. Lebih bahaya lagi kalau diterbangkan di wilayah dekat bandara!

Dari hasil ngobrol-ngobrol dengan teman lainnya, ternyata drone banyak digunakan untuk syuting. Kalau hanya 4 baling-baling dan tidak bisa membawa kamera SLR, sewa plus operatornya sekitar 3 juta rupiah per hari. Sedangkan kalau sudah benar-benar level profesional dengan kamera canggih, dronenya bisa punya 8 baling-baling. Sewanya juga tentu sudah kena puluhan juta rupiah per hari! Bagaimana Bro, ada yang mau jadi juragan drone?

Iklan