Foto yang berikut ini pasti bisa sampeyan kenali. Yup, Pengendara Harley yang kabur karena nekat masuk jalan Thamrin, padahal sudah dilarang masuk bagi kendaraan roda dua, ditambah lagi Harleynya bodong alias tidak dilengkapi dengan surat-surat resmi. Banyaknya saksi mata di situ dan kamera yang mengabadikan tentu membuat doi dan Harleynya jadi salah satu pengendara dan Harley terkenal se-Indonesia.harleh

Seperti biasa, harus ada kejadian dulu, baru ada tindakan konkret. Kabar dari seorang teman, minggu lalu polisi gerah karena petugas mereka di lapangan tampak bodoh juga dengan kecolongan macam ini. Tindakan tegas kepolisian pun sudah dinantikan masyarakat yang merasa, banyak ketidakadilan dalam hal berkendara yang terkesan dibiarkan saja oleh kepolisian.

Kata teman saya, polisi mengadakan razia Harley bodong di Senayan City hihihi… Pakai membentuk Satgas khusus segala! Yaelaaaah…, tapi maklum lah, supaya yang merasa dan memiliki backing juga bisa kena ciduk tuh. Kan selama ini, ketegasan sulit ditegakkan, sebab banyak yang melanggar atasannya sendiri atau orang yang punya relasi dengan atasannya. Kasihan dong polisi yang memang mau tegas.. mereka dihadapkan pada dilema yang lumayan riskan dan jadi tantangan berat bagi nurani mereka.

Menurut teman saya, razia juga meluas hingga ke Monas. Anak-anak club motor antik yang bawa Harley juga kena periksa. STNK “bantuan” disobek-sobekin…Hasil dari razia Harley bodong ini konon berhasil menjaring 3 Harley yang surat menyuratnya berstatus yatim piatu. Wah, enak bener tuh ya, pake Harley blinkblink, suara besar, kelihatan gagah dan mentereng, tak segan masuk jalur Busway, bisa parkir di pelataran pusat perbelanjaan, tak bayar pajak pula…

Semua kesenangan itu usai setelah motor diciduk polisi. Kalau dari cerita-cerita, ngeluarin si motor yang dikandangin ya bisa hampir seharga motor itu hehe..kapok deh…

Dengar-dengar, polisi tegas begini juga karena ada “dorongan” dari Mabua yang memang menjual Harley bersurat.  Mabua tentu terkikis rezekinya dengan banyaknya Harley bodong yang bisa dengan leluasanya berkeliaran di jalan. Syukur-syukur sih kalau ketegasan ini bisa lebih rutin dijalankan… Ya, jadi, saat ini, Harley-harley bodong pun memilih bobo manis di rumahnya masing-masing.

Oh ya, bagaimana nasib motor yang dikandangin? Dulu sih kadang ini dijadikan cara untuk membuatkan si motor surat resmi. Jadi, si motor sengaja diciduk. Lalu, saat pelelangan, yang akan mengambil yang punya itu motor. Nah, dari situ bisa diproses deh jadi surat resmi, ya karena tidak adanya program pemutihan.. Itu juga jatuhnya mahal lho..

Namun, itu dulu ya, sekarang entahlah..saya hanya orang jelata hehe..

Ya, semua isi artikel ini hanya ceritanya dan katanya.. barangkali ada benarnya, tetapi bisa jadi banyak salahnya wkwkw..

Iklan