020_Mahdental_20130904_Krummbachtal.jpg.2464126

Pertanyaan ini saya rasa dengan mudahnya dijawab mayoritas warga Jakarta dengan: “MAUUUUUU”

Paris memang kota yang indah, lokasi impian banyak warga dunia. Sebagai orang yang pernah tersesat tahun 2004 lalu di kota extraromantis ini, saya bisa memahami hal itu.

Namun, tidak semua hal di Paris lebih enak dibandingkan di Jakarta, terutama bagi kita para bikers. DPRDnya kota Paris telah menjatuhkan keputusan untuk memperbaiki kualitas udara kota yang sering dijuluki juga “Ibukota Afrika” ini.

Mulai Juli 2016 mendatang, motor keluaran tahun 2000 dan lebih tua dari tahun 2000 dilarang memasuki ring dalam kota Paris. Jadi, yang bakal beredar di pusat kota hanya motor tahun muda saja! Lebih parah kan tuh dibandingkan kita di Jakarta yang dilarang masuk Thamrin!

Di Jerman juga ada lo daerah yang ramah lingkungan. Di zona ini, mobil dan truk yang memenuhi syarat tertentu dilarang melintas. Nah, bedanya, di Jerman motor tidak kena aturan ini. Jadi, bikers Jerman bisa happy kemanapun tujuannya di Jerman.

Meskipun aturan baru ini dianggap menyebalkan oleh bikers paris yang Februari lalu telah berdemo “Je suis Biker” dan mengajukan petisi, aturan ini menurut saya oke lho.. Adil! Sebab mobil dan truk juga kena! Jadi mobil tahun 1997 dan lebih tua serta truk/bis yang lebih tua dari tahun 2001 juga ikut dilarang masuk ke sentral kota Paris.

Namun. aturan ini masih lebih enak dibandingkan di Jakarta. Sebab para pemilik kendaraan tua yang banyak hobiist motor/mobil tua ini masih bisa menikmati seluruh kota Paris pada hari Sabtu dan Minggu. Di hari kerja, jam pelarangan pun tak 24 jam, hanya pada pukul 08.00-20.00. Masih lumayan dan fair sih menurut saya… Tujuan bisa dicapai tanpa harus terlalu semena-mena terhadap pemilik kendaraan tahun tua!