Ketika motor 250cc sudah tidak terasa eksklusif lagi dan motor gede 600cc ke atas masih terlalu mahal, kini muncul motor yang menjadi jembatan pengisi kekosongan ini. Kalau dari dana, harga yang harus dikeluarkan untuk membeli Ninja 300 lumayan menohok, 89 83,9 juta rupiah! Untuk orang yang ngerti motor, biasanya mereka memilih ambil Kawasaki ER6 second, pasti dapat, dan kondisi masih seperti baru.

160_Test und Technik_Vergleichstest_Kawasaki_Ninja 300_KTM_RC 390.jpg.3831360

Nah, yang satunya lagi adalah KTM RC390. Motor ini pernah dikupas oleh media otomotif nasional, tetapi terlalu sedikit. Bahkan di hasil pengukurannya, masa iya test drag 201 meter RC 390 sama dengan Ninja 250 RR Mono? Saya meragukannya, where’s the sense in that? Mengupasnya pun beda dengan cara si media mengupas matic baru! Istilahnya, kalau sampeyan tutup mata, sampeyan pasti beli maticnya karena penuh pujaan, sedangkan RC 390 dikupas ala kadarnya saja.. Kalau kita suudzon, ya mungkin karena hegemoni KTM yang tak ada apa-apanya dibandingkan Honda dan Yamaha di tanah air.

Oke, kita lihat dulu perawakan kedua motor ini ya. Kalau memang sampeyan pingin beli motor yang rasa moge dan berukuran moge, sudah jelas, Ninja 300 lebih layak dibeli:

170_Test und Technik_Vergleichstest_Kawasaki_Ninja 300_KTM_RC 390.jpg.3831378

Ninja 300 memang baby ZX-6R, dimensinya dengan motor supersport itu mirip, sedangkan RC 390 didesain extrakompak! RC 390 terlihat kecil, jadi kurang cocok kalau mau mendapatkan feeling moge. Apalagi, masyarakat Indonesia banyak yang mendewakan 2 silinder dibandingkan 1 silinder. Jadi, secara bunyi dan ukuran, Ninja 300 menang. Namun, untuk digunakan sehari-hari, apalagi di jalanan Jakarta, karakter RC 390 dengan torsi besar lebih asyik. Motor ini beratnya hanya 164 Kg, sedangkan Ninja 300 177 Kg fulltank! Pasti keteteran tuh akselerasinya dibandingkan KTM. Untuk lalu lintas padat, KTM lebih cocok, sebab jarak sumbu rodanya lebih pendek 6,5 mm dibandingkan Ninja. Rake KTM pun lebih tegak.

Bagaimana secara eksklusifitas? Menurut Blog Sesat, jelas KTM seharga 125 juta ini lebih eksklusif, jauuh… MEskipun Ninja 300 dibatasi hanya dijual 300 unit di Indonesia tahun ini, tetapi dia punya penampakan tak beda dengan Ninja 250! Hanya saja, dari segi desain, tak banyak orang yang terima pada penampilan KTM yang eksotis banget. Rangka tralis, suspensi depan USD dan desain menyiku ala RC8 membuat Blog Sesat menjatuhkan pilihan ke RC 390 dalam hal desain dan eksklusifitas. Namun, eksklusifitas ada harganya. Pemilik KTM dipastikan lebih terkendala parts dibandingkan pemilik Ninja 300 yang jalannya sudah dibuka oleh Ninja 250 selama bertahun-tahun! Kabarnya, kalau sampai jatuh, KTM RC 390 lebih berabe hehehe.. Salah satunya diakibatkan letak setang jepit yang dudukannya di segitiga atas. Kalau di motor umumnya, kalau jatuh yang kena paling setangnya, nah di RC 390, bukan hanya setangnya, segitiga atasnya pun berisiko rusak. Jadi, kelebihan konstruksi ini adalah bobot yang berkurang, tetapi kalau jatuh ya bisa lebih mahal kenanya.

090_Test und Technik_Vergleichstest_Kawasaki_Ninja 300_KTM_RC 390_KTM_RC 390.jpg.3831234

Bagaimana karakter mesinnya? Ninja 300 yang hanya beda ukuran langkah dibandingkan Ninja 250 siap memanjakan ridernya. Di sinilah Blog Sesat melihat kemewahan Ninja 300 dibandingkan Ninja 250, tenaga yang ditawarkan jelas signifikan. Ane jamin, terasa bedanya! Memang dengan duit 30 jutaan lebih, pemilik Ninja 250 bisa mendongkrak power motornya melebihi Ninja 300, tetapi siapa yang mau jamin daya tahannya??? Yang pasti sih, garansi hangus… Ini dia kurva tenaganya hasil Dynotest di Jerman:

120_Test und Technik_Vergleichstest_Kawasaki_Ninja 300_KTM_RC 390.jpg.3831288

Nah, kalau memang tujuannya untuk performance, jelas KTM RC 390 di atas Ninja 300! Hanya, KTM dikritik suspensinya terlalu lembut, sehingga di tikungan cepat agak kurang meyakinkan. Namun, rasanya sih ini bisa disetting. Kekurangan KTM ini ditutupi oleh ban bawaannya yang bermerk Metzeler. Sebaliknya, Ninja dikatakan sangat stabil! Bedanya, ban bawaannya, IRC Roadwinner, punya performa di bawah Metzelernya KTM RC 390. Yah, gampang itu mah, tinggal ganti ban!

Untuk touring, Ninja 300 lebih cocok, sebab dengan bensin full tank yang hingga 17 liter, doi sanggup menempuh 515 Km, sedangkan RC 390 hanya bisa 313 Km. Ini bukan dalam artian RC 390 lebih boros, tetapi karena kapasitas tankinya lebih kecil. Dari test jalan di jalanan luar kota, KTM butuh 4,7 liter bensin untuk melahap 100 Km, sedangkan Ninja 300 minta jatah 5,3 liter untuk jarak yang sama. Oh ya, Touring dengan Ninja 300 lebih enak juga karena posisi duduknya tidak se-racy KTM 390. Selain itu, vibrasi KTM lebih terasa, maklum, mesinnya kan big single.

Gimana Bro? Dengan 89 83,9 juta, Ente bisa beli Ninja 300 baru, atau bisa gebet ER6 Series second yang masih kinyis-kinyis juga. Sedangkan, dengan 125 juta, Ente bisa gebet KTM RC 390 yang larinya mulai berasa moge, tetapi motor second bersurat CBR 600 RR, Gixxer 600 ataupun Yamaha R6 di bawah tahun 2008 juga menggoda toh..tentu tak ada garansi dan siap-siap kalau parts dan pajaknya lebih mahal wkwkwk…

Sumber data dan foto:

http://www.motorradonline.de/vergleichstest/kawasaki-ninja-300-und-ktm-rc-390-im-test/625756