030_Sport_MotoGP-WM_Bremsen am Limit.jpg.3960076Bicara teknologi yang diterjunkan di MotoGP memang tak ada habisnya. Selain luar biasa dan supermenarik, pengembangan yang terus menerus, fenomenanya di lapangan dan isu-isu peraturan membuat teknologi di kelas ini menarik diperbincangkan.

Rem adalah sesuatu yang sangat krusial di balap motor yang mulai lumrah tembus di atas 340 Km/jam ini. Sektor ini tak jarang jadi faktor yang menentukan kemenangan, terutama ketika dule satu lawan satu. Kalau cuma bikin rem itu pakem mah biasa. Membuat rem yang punya karakter itu sesuai kemauan pembalap, nah itu yang super sulit. Tak heran, hanya merk Brembo yang merajalela di kelas GP. Bahkan Brembo mengklaim, 89 tim GP memakai jasanya! Wah, terkenal banget pastinya ini rem asal Bergamo, Italia. Eittss, mereka tak pasang iklan lho, tetapi para tim itu yang memanfaatkan produk Brembo. Jadi, Brembo tak keluar duit untuk promo, tim-tim di GP dan MotoGPlah yang harus keluar duit untuk beli Brembo. Tak percaya? Silahkan perhatikan, tak ada kan motor di GP yang pasang sticker besar bertuliskan Brembo???

060_Sport_MotoGP-WM_Bremsen am Limit.jpg.3960130

Oh ya, kenapa diameter harus beda? Lihat, yang kiri diameternya 340 mm, sedangkan yang kanan 320 mm. Nah, yang lebar itu dipakai di Motegi. Cakram diameter besar diperlukan untuk melepas panas lebih cepat, bukan untuk mengejar tingkat kepakeman rem lebih baik.

Kalau demi mengejar tingkat kepakeman rem lebih baik, logikanya semua akan pakai rem diameter 340 mm sepanjang seri GP dooong… Ingat Bro, rem karbon ini sensitif. Doi harus dalam kondisi panas yang ideal untuk bisa berfungsi maksimal. Kalau terlalu dingin, tak pakem, kalau terlalu panas, tak pakem juga! Nah karena itulah, diameternya beda, sesuai sirkuitnya! Di Qatar bisa kita lihat, piringan cakram ini menyala di ujung straigt karena panas gesekan dengan sepatu rem. Kalau sampeyan ingat, bahkan kalau kondisi race hujan, tak ada yang pakai rem karbon. Motor akan menggunakan cakram konvensional!

Tak hanya dengan diameter cakram yang berbeda saja, Brembo juga memberikan hal-hal lain tentunya agar karakter rem lebih maksimal dan lebih mendekati keinginan pembalap. Apa saja itu, tunggu saja kelanjutannya…