Daripada Blog ini semakin sepi ala kuburan, saya tulis sedikit saja tentang batu akik koleksi Blog Sesat. Saya bukan kolektor batu akik yang keranjingan belakangan ini, justru zamannya SMP saya suka. Ya, tidak suka-suka banget sih. Intinya, pas nyokap naik haji di tahun 90an, saya minta oleh-oleh malah batut akik..ya karena awet lah pikir saya.

Singkat kata, saya mendapat 10 cincin berbatu akik. Beberapa sudah saya kasih teman-teman. Nah, beberapa sudah saya simpan, ya barangkali sudah hampir 10 tahun tak pernah saya otak-atik, melihatnya pun tidak. Jadi, kemarin malam saya super galau dan kehabisan kegiatan (padahal kerjaan sangat banyak-red). Mikir-mikir lama, ngapain ya yang ga ngabisin duit… berhubung sakukurata sedang melanda. Eh, kepikiran melihat lagi koleksi yang entah tinggal berapa.

Setelah dilihat, oh, saya punya 6. Yang paling besar kecubung kalimantan, ini pemberian almarhum om saya. Ini juga satu-satunya yang tak terlalu tembus cahaya dan asalnya dari Indonesia, sisanya ya oleh-oleh nyokap. Senang juga sih dulu sama batu-batu ini, soalnya berster… beberapa bahkan warnanya berubvah, terlebih setelah berbulan-bulan direndam di asem jawa. Rata-rata yang tadinya kuning atau orange menjadi memutih… ster pun semakin keluar. Ya inilah mereka:

20150525_222827

20150525_222911-1

20150525_223900-2

Setelah memiliki batu ini, saya diterima di berbagai universitas yang saya inginkan. Karier saya pun menanjak. Anak-anak kecil takut sama saya. Setelah batu-batu ini di tangan saya, batu-batu ini mengantarkan saya ke Jerman, Belanda, Italia, Prancis, Belgia dan lain-lain. Bisa jadi batu-batu ini mengantarkan saya ke neraka, kalau saya menghabiskan waktu terlalu lama bersama mereka dan melalaikan kewajiban-kewajiban saya.

*Blog Sesat tak bertanggungjawab atas efek samping yang ditimbulkan