DSC07314Kalo lagi kere dan butuh sarana transportasi dengan budget seminimalis mungkin, motor tipe bebek solusinya. Nah, di antara-bebek-bebek yang bertebaran, tak ada yang menyarankan ambil bebek asal Tiongkok aka Cina aka VRC, sebab dijamin hanya murah di awal, ya ratusan ribu rupiah bahkan, tetapi kehandalannya sangat dipertanyakan.

Nah, di antara bebek-bebek Jepang yang paling murah dan mudah didapat tentu kandidat terkuatnya adalah Suzuki Smash. Yup, dengan uang 2 juta rupiah, sampeyan sudah bisa memperoleh motor yang jadi andalan Suzuki melampaui krisis saat mona menyerbu Indonesia.

Sebagai bahan pertimbangan, Blog Sesat akan membagi pengalaman bersama Smash terbitan 2003 yang sampai saat ini ada di rumah keluarga sesat. Kita mulai dari segi positif, kemudian ke segi negatifnya ya…

Segi positifnya:

1. Motornya murah dan banyak ditawarkan! Jadi, mungkin ada jenis bebek lain yang lebih murah, tetapi tak semudah itu mendapatkannya, misalnya bebek-bebek 2tak..

2. Onderdilnya banyak dan tersebar luas.

3. Onderdilnya murah..maklum, motor entry level yang sudah lama terbit..

4. Motor ini mesinnya handal. Smash 2003 sampai saat ini sering dipakai harian tetap handal. Tak pernah mogok! Pernah sulit nyala, itupun karena di parkiran kehujanan deras sekali, selebihnya mudah dihidupkan..

5. Kelistrikan lumayan, semua lampu-lampu (kecuali bolam lampu depan (baru ganti 1 kali) dan belakang) masih berfungsi prima. Kiprok, CDI spull, semuanya masih original!

6. Kampas kopling masih bawaan, mulai habis, tetapi masih layak pakai. Hanya start awal saja yang jadi agak pelan..

7.Pajaknya murah. Smash 2003 ini Pajaknya 86 ribu (bisa lebih murah karena motor ini sudah kena pajak progresif)

8. Bukan inceran maling dan begal (damai di hati-red). Cocok buat ditinggal-tinggal di Stasiun KRL.

9. dll.

Segi negatifnya:

1. bodynya getar dan getas, banyak dituntut akal-akalan dan kreatifitas..

2. Tak terlalu irit.. (Saat ini mainjet dan pilotjet sudah disesuaikan dengan kebutuhan mesin yang sudah berumur) Kisaran 1:30-1:35 di lalu lintas dalam kota. Kalau dipakai irit-iritan bisa di atas 1:40 kok, tetapi harus pahami karakter mesinnya yang memang lemah di putaran bawah.

3. Akselerasi awal lemah. Dibandingkan kompetitornya, Smash strokenya pendek. Akselerasi awal lemah, tetapi di putaran atas bisa mulai mengejar kompetitornya. Keuntungan stroke pendek: piston lebih awet. Terbukti, sampai hari ini, Smash 2003 belum ngebul..Alhamdulillah..

4. Pengereman payah (karena yang kami miliki versi tromol depan belakang). Rem tromol depan tak bisa dipencet terlalu kuat tuasnya, sebab kabel berisiko putus. Saya sudah pernah coba, untung selamat…

5. Suspensi payah, terutama yang belakang. Saat masih baru tergolong anteng, tetapi umur suspensi belakangnya tak lama. So, mental-mentul deh…

6. Di kilometer entah keberapa (tripmeter sudah tak berfungsi), saat ini mesin mulai meler. Sepertinya paking-pakingnya perlu ganti. Selain itu, mulai bunyi tik tik…kadang-kadang, terutama saat motor masih dingin. Disinyalir tensioner dan rantai keteng minta ganti..

7.Lampu depan kadang hidup kadang mati… Ini karena saklarnya yang mulai menua.. Tinggal dibersihkan saja sih…

8. Perpindahan gigi agak keras

9. dll (barangkali saya lupa-red)

Semoga bisa jadi bahan pertimbangan di saat kere…