Márquez yang kembali ke selera asal, yakni rangka 2014 akhirnya terbukti membuahkan hasil. Ini bukan tanpa tentangan darin HRC sendiri pastinya, sebab secara filosofis, bagi orang-orang Jepang ini memalukan dan sebuah kegagalan, tetapi kehormatan untuk tak terus dipermalukan tentu lebih penting.

Sebenarnya baliknya rangka 2014 dan getolnya Honda sudah mengetest rangka 2016 bisa dipandang sebagai usaha HRC mencari hasil optimal di tahun ini dan di tahun depan…yup terutama ya untuk tahun depan. Soal bikin mesin mereka jagonya, tapi mereka keok oleh aturan yang melarang mesin bisa diotak-hatik..disinilah HRC kehilangan kesempatan besarnya…mereka dilarang melakukan hal yang selama ini menjadi ujung tombak mereka..Tahun depan pun elektronik relatif stagnan karena akan diseragamkan. Ya wajar kalau yang mereka kejar sekarang adalah rangka yang sesempurna mungkin…dan INI legal kan.. Mereka pun mulai mencoba dengan ban yang akan dipakai musim depan! Dengan asumsi mereka sudah merasa unggul mesin di tahun depan, ya tentu rangkalah Fokus mereka saat ini. Rangka yang cocok dengan karakter pembalap pabrikan dan ban musim depan tentunya.

Dan ….gonta ganti rangka bagi HRC belum apa-apa dibandingkan zamannya NSR dulu baru jadi di tahun 1984. Kalau tak salah, bahkan di tahun 1985, saat Freddie Spencer juara dunia dengan NSR 500, doi disupply dengan 14 rangka dalam semusim!!!! Ganti sirkuit ganti rangka tuh….

0657672