20150823_193244 (1)

Yang namanya naik Vespa itu memang identik tak sebatas naik motor, di situ ada lifestyle, ada gengsi, ada passion. Konstruksi-konstruksi image yang ditampilkan foto-foto artsy Vespa dan iklan-iklannya plus penggemarnya memang membuat para pengendara Vespa, terutama vespa-vespa baru (namanya juga ini yang dijual) terlihat cool. Pokoknya kalau sampeyan mau jadi cool kids tanpa harus modal terlalu besar, naik Vespa baru saja.

Meskipun tak perlu keluar uang “sebesar” itu untuk membeli lifestylenya, tetap saja itungannya lumayan, apalagi kalau yang dijadikan motor matic pabrikan Jepang berkapasitas kecil.

Seorang teman bercerita bahwa saudaranya membeli sebuah Vespa baru, entah Vespa yang tipe mana (foto hanya ilustrasi-red). Doi beli karena terpincut konstruksi yang diciptakan pihak Piaggio dan penggemar Vespa lainnya. Naik Vespa yang kelihatan cool dan nyaman berubah ketika dirasakannya sendiri.

20150629_183324-1

Keluhan pertama, sebenarnya dari teman saya. Dia bilang, dibonceng naik Vespa tak enak hehe… Terus di polisi tidur sering mentok… Ya beda lah dengan gambar-gambar iklan dari luar negeri itu. Nah, terus saudaranya juga mengeluhkan feeling berkendaranya ga seenak matic Jepang. Belum lagi servis dan ganti olinya tembus 300 ribu rupiah lebih, belum lagi beli motornya yang di kitaran 40 juta wkwkwk..

Ya, begitulah kira-kira kalau kemakan iklan dan image yang tersebar di berbagai media. Saya sebenarnya juga begitu sih… Untung saja hanya dengan Vespa Excel yang harganya tak seberapa, jadi ga pusing memikirkan uang yang meninggalkan dompet..

20150817_162049-1

Awalnya sangat excited, terus bete dengan minusnya: yakni boros dan remnya ABS (asal berhenti syukur), rasanya rigid ketika lewat jalan keriting dan yang saya paling tak suka: kabel kopling cepat putus.

Eh sekarang sih sudah kembali bisa menerima dan menyukai si Excel Rose. Dengan cara pindah gigi yang benar, alhamdulillah kabel kopling awet, apalagi kalau sudah bisa mengganti sendiri, mudah kok.. Saya pun sudah terbiasa dengan karakter remnya yang tentu dibandingkan motor Jepang tak sepadan. Setelah setting karbu lagi, Excel Rose pun lumayan irit. Hanya saja ya kalau buat harian tak saya rekomendasikan. Vespa sangat tak enak stop n go…Sebagai kendaraan hobi bisa jauuuh lebih menyenangkan, sebab pajak murah, servis dan parts murah, dan yang serunya, 1 bulan lebih tak dihidupkan, Excel tak perlu dibongkar-bongkar untuk bisa kembali meraung..cukup 1-2 menit menyelah, hidup deh hehe…