Percayakah Bro sekalian pada judul yang saya tuliskan? Kalau percaya, berarti bagus, artinya Bro mudah saya sesatkan hehe… Namun, saya menyesatkannya bertanggungjawab kok.. Dulu saya pernah membaca artikel komparasi knalpot aftermarket yang kalau di sini mayoritas bilang knalpot racing. Kenapa dibilang racing? Ya karena karakternya dijamin lebih free flow dan suara dipastikan lebih berisik dibandingkan standar, jadi tarikan awal atau tarikan atasnya bisa dipastikan lebih baik, ya minimal ada bagian tertentu di akselerasi yang membaik. Namun, ketika dilihat di dyno powerbandnya, belum tentu lebih baik lho..

Media permotoran tanah air saat ini sudah ada kemajuan, sebab sudah mulai menyertakan data powerband hasil pengukuran sebut saja namanya dynojet.. Di situ terlihat jelas dan tak bisa ngibul. Motor-motor kelas bebek dan sport 150 cc belum tentu power puncaknya tembus 1 PS lebih tinggi, berat Bro…Beda dengan zaman dulu, kalau sampeyan masih ingat: Tiap ada yang jualan knalpot aftermarket, mereka klaim peningkatan power 10% lah, 20 % lah kadang lebih..edan kalau dilihat sekarang. Edan tak benarnya..motor 150 cc kalau sampai naik 20% berarti bisa naik 3 PS kan?  Sekarang kita sudah lebih cerdas, naik 3 PS tak mungkin di motor 150 cc dengan penggantian knalpot semata! Preeeeeett….

Oke, sekarang ke intinya… Intinya media kita sdah ada perbaikan, tetapi belum cukup baik. Ini saya beri contohnya dari redaksi Motorrad yang mengetest knalpot untuk BMW R1200 GS. Yang ditest itu bukan hanya power puncak semata (Spitzenleistung), mereka juga mengukur suara (Geraeuschverhalten)! Ini ada alat dan metodenya! Sedangkan ukuran lainnya adalah power band (Leistungsentfaltung), bobot (Gewicht), kualitas pengerjaan (Verarbeitung), harga (Preis) dan pemasangan/desain (Montage/Passform) ! Dari hasil pengetesan dan penilaian mereka bisa disimpulkan, dari delapan merek, hanya satu yang lebih baik dibandingkan knalpot standar! Yup… Ga gampang lho menyaingi kualitas bawaan pabrikan BMW heheh… Silahkan dilihat Bro:

138_2015_22_58_Auspufftest_1024.jpg.4715512

Sumber:

http://www.motorradonline.de/auspuff/acht-schalldaempfer-fuer-die-bmw-r-1200-gs-im-produkttest-endwertung/689276?seite=15