20160818_182403(1)-1Suatu sore saya ketemu dengan Yamaha R6 jadul ini. Yang tadinya sudah lelah hayati, saya kembali semangat. Saya senang dengan desain R6 edisi awal yang diperkenalkan tahun 1998-1999 ini, buat saya, lebih montok dan lebih gagah, tak terlalu banyak runcingnya yang malah malah membuatnya kelihatan kaya mainan bocah hehe… R6 yang saya temui ini kondisinya lumayan original, kecuali (sepemahaman saya) lampu belakangnya yang sudah diganti bulat dua model R1. Setahu saya, yang original bentuknya persegi empat memanjang dengan belah tengah dan sudut membulat. Kalau knalpotnya kurang jelas, tapi yang ori sih juga begitu modelnya, besar dan panjang ke belakang.

20160818_182410

Senang rasanya melihat motor belasan tahun masih tampak super kinclong. Apalagi sebenarnya R6 gen awal ini adalah salah satu motor yang mengakhiri stigma, Yamaha motor tenaga terloyo dibandingkan motor Jepang lainnya. Diawali oleh R1 dulu sih setahun sebelumnya… Namun, R6 juga tak kalah hebohnya, ini motor yang pertama kali di kelas Supersport yang punya power di atas 100 PS! Agak simpang siur juga sih, di Amerika dibilang masih 90an Hp, sedangkan di Jerman 120 PS, beda versi barangkali, atau yang satu masih tenaga di atas kertas. Yang pasti, pesaingnya saat itu masih nyaman di 80 PSan..yup, ga level sama sekali dengan R6 yang seakan-akan betenaga motor Superbike yang saat itu bermain di 750cc.

Ya sudah, ini salah satu motor impian saya juga. Dulu sempat mendarat juga di redaksi Blog Sesat selama sebulanan.., bukan versi awal yang masih karburator, tetapi edisi 2004 yang sudah injection, tetapi belum pakai USD. Karena takut mati muda, saya lepas hahah…tarikannya serasa naik jet hehe..

Di tanah air sempat ketemu R6 versi karburator sih, no paper tapi, dan sayangnya dimodif ganti body jadi R6 anyar.. Sayang waktu itu tidak jadi saya tebus fairing R6 lamanya, karena lagi bokek maksimal hikshiks.. Yaudah, barangkali memang belum layak dititipkan si sexy yang satu ini. Lihat deh…

20160818_182350-1