Sepeda motor baru yang bersifat tidak eksklusif tentu kurang memberikan greget bagi pemiliknya. Bagi mereka yang gemar motor, pasti gemas untuk menindividualisasi tampilan tunggangannya. Tidak cuma sektor mesin atau pernak pernik kecil, tetapi juga tampilan kendaraan. Modifikasi membuat motor tampil beda, ini tentu tujuan si empunya motor juga. Namun, akan datang saat, di mana motor modifan itu justru terlihat tua dan bahkan sebagai motor buangan.

Oke, gini, jadi saya ketemu dua motor. Yang pertama Yamaha SR500 yang mengusung mesin satu silinder 500cc, kebayang ya serunya ini motor. Yang ke-dua adalah Suzuki Bandit, kalau tak salah yang 600cc, maklum, nebak-nebak. Mesin 4 silinder tak hanya menawarkan bunyi aduhai, tetapi juga kedudukan terhormat di Indonesia.

Nah, Bandit 600 ini mengalami modifikasi knalpot dan warna.Semua dilabur hitam pekat, ya mengejar kesan sangar saja. Nah, di Indonesia sih, mesin 600 cc 4 silinder dengan tampilan dan suaranya, akan menjadi  daya tarik besar, dibandingkan mesin single dan desain Yamaha SR500.

Oh ya, keduanya saya temukan di lokasi sama, dan keduanya termasuk setara kondisinya, bedanya, SR500 tetap bergaya original, sedangkan Bandit banyak mengalami perubahan. Ujung-ujungnya, buat saya pribadi, Yamaha SR lebih mudah untuk disukai dibandingkan Bandit yang lumayan banyak  modifikasinya.

20160830_142625Bro bisa bandingkan sendiri, mana yang lebih baik. Buat saya, besarnya keinginan saya mendengar bunyi 4 silinder dibuat redup dengan perawakan sang Bandit yang lumayan bikin ilfeel dengan modifikasinya. Aura sangar terpancar, tetapi motor malah terlihat murahan dan tak terawat.

20160830_142636

Bagi saya, ternyata lebih memilih Yamaha SR500 yang relatif lebih original. Ngelihatnya lebih ngangenin sih dibandingkan menonton Bandit modifan hehe…