Suatu hari, ada sebuah mobil kecil mungil yang sangat segar kondisinya. Saya langsung senang melihatnya, langsung pingin punya, cocok banget untuk jalanan Jakarta yang macet, atau jalanan di Depok yang sempit-sempit. Saya pun langsung mengambil beberapa foto dan mengirimkan ke teman yang hobi mobil klassik. Melihat merk Fiat, saya cukup yakin, dia tahu karena di keluarganya kalau tak salah ada 3 mobil Fiat.

Nah, benar saja, dia bilang itu Fiat 500. Kalau kita google, yang keluar biasanya Fiat 500 modern. Di Cologne, Fiat 500 modern banyak berlalu lalang, yup, cukup laris di sini! Bahkan lebih sulit menemukan Toyota Yaris atau Honda Jazz dibandingkan menemukan Fiat 500 di kota besar ini.

Oh ya, harga Fiat 500 baru di tanah air tergolong tinggi, di atas 300 juta, ada yang di atas 400 juta rupiah juga. Nah, saya tanya, Fiat 500 klassik ini harganya berapa? Minat juga kalau murah, sebab Mini Cooper klassik sudah di kitaran 100 jutaan, tak terjangkau. Nah, teman saya bilang, dia dulu sempat ngincar Fiat 500 bahan..kalau tak salah, harga 60 juta pun belum disetujui si pemilik Fiat 500 klassik, padahal masih bahan lho.. Wah, kalau sudah jadi, kayanya lebih mahal dari Mini Cooper klassik ya..pupuslah harapanku..

Ini dia penampakannya Bro, itu bagasi belakang agak terbuka ya, makanya agak renggang pintunya. 20160823_131059-1

20160823_131038-1

Gimana Bro, imut dan lutu kaaan? Mobil produksi pabrikan sekota Juventus, yakni Torino alias Turin memang kece. Ukuran imut ini ditopang mesin 2 silinder 479cc berpendingin udara. Mobil yang aslinya berkiprah dari tahun 1957-1975 ini memang jelas-jelas city car, bahkan salah satu pelopor city car dunia. Namun, harganya sekarang menentang kodratnya yang dulu dibuat sebagai mobil murah dan praktis. Oh ya, Fiat New 500 baru terbit lagi 2007 dalam rangka 50 tahun Fiat 500. Namun, dari berat dan ukurannya, New 500 tidak bisa dibilang imut, harganya pun juga tidak imut hehe… Yah, begitulah kisah mobil yang diproduksi sampai lebih dari 3,8 juta unit sepanjang kariernya..